Ada 13.670 kasus HIV di Banten, Kasus Paling Banyak Diderita Lelaki Penyuka Sesama Jenis
Serang, – Dinas Kesehatan Provinsi Banten mencatat penderita HIV dan Aids di wilayahnya mencapai 13.670 kasus. Kadinkes Banten Ati Pramudji Hastuti kasus HIV dan Aids di Banten didominasi oleh lelaki seks dengan lelaki (LSL) atau homoseks.
“Kalau dari pengguna narkotika Ini sudah mulai tertekan tapi perilaku yang ini yang meningkat LSL itu,” kata Ati kepada wartawan, Kamis (15/9/2022).
Ati menjelaskan, sebelum tahun 2000 penderita HIV paling banyak ditemukan dari kalangan pengguna narkotika suntik. Namun, belakangan ini bergeser kasus tersebut didominasi oleh orang yang berperilaku seks bebas.
“Kemudian perilaku biseksual ini juga banyak, homoseks juga. Yang dari narkotikanya sudah turun jauh,” katanya.
Berdasarkan data Dinkes Banten, kasus terbanyak masih di temukan di wilayah Tangerang Raya. Dengan rincian sebagai berikut, Kabupaten Tangerang 4369 kasus, Kota Tangerang 3497, Kota Tangerang Selatan 1799, Kabupaten Serang 1664, Kota Cilegon 940, Kabupaten Lebak 613, Kota Serang 460 dan Kabupaten Pandeglang 334 kasus.
Data tersebut menunjukan ada peningkatan kasus sebesar 81 persen dari data tahun 2021 yang hanya sebanyak 1.369 kasus.
Dia menjelaskan bahwa hal tersebut akumulasi data milik Dinkes Banten dari tahun 1998 hingga Maret 2022.
“Data penderita HIV itu yang ditemukan HIV sejak masuk Banten,” katanya.
Dia mengatakan, pihaknya saat ini terus meningkatkan akses layanan masyarakat terhadap masyarakat yang memiliki resiko terpapar HIV terutama terhadap kelompok homoseks. Melakukan tes HIV terhadap orang yang perilaku seks menyimpang.
“Kemudian kita dekatkan pengobatan layanan kita tambah semua akses layanan ini tersebar di 8 kabupaten/kota,” katanya.
Penulis:WR

