Dua Dermaga di Bakauheni Terapakan Tiba Bongkar Berangkat
Serang, – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) menerapkan sistem tiba bongkar berangkat (TBB) di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Penerapan TBB dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan di Pelabuhan Merak pada Jumat (28/3/2025) seperi yang terjadi pada dini hari, antrean menular hingga ke jalan raya.
“Meningkatkan daya angkut kapal menuju Sumatra berkoordinasi dengan KSOP dengan menerapkan TBB,” kata Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Leganek Mawardi.
Disampaikan Leganek, ada dua dermaga di Pelabuhan Merak yang melakukan pola muat saja tanpa melakukan pembongkaran yakni di dermaga 5 dan 7. Terbukti, kata dia, hasilnya kepadatan yang terjadi di Pelabuhan Merak cepat terurai.
“Alhamdulillah situasi arus lalulintas lancar terkendali disekitar Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan dan pelabuhan BBJ dan kategori situasi Hijau,” katanya.
Selain itu, pihak kepolisian juga telah memfungsikan Pelabuhan Indah Kiat untuk menjadi buffer zone karena kondisi kantong-kantong parkir di Pelabuhan Merak penuh oleh kendaraan pada malam hari.
“Langkah memasukan kedalam bufer area Indah Kiat dan dibagi ke 7 dermaga merak, mengurai kepadatan yg tersendah d jalur Cikuasa Atas,” katanya.
Diketahui sebelumnya, Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan, kepadatan pemudik motor di Pelabuhan Ciwandan yang terjadi sejak Kamis malam hingga Jumat pagi ini telah sesuai dengan prediksi sebelumnya yang mana tanggal 28 Maret 2024 menjadi puncak arus mudik.
“Jadi memang kalau dari prediksi puncaknya sebenarnya adalah tanggal 28 (Maret) ya, jadi ini kan baru 28 dini hari ya, mungkin mulai malam ini sampai dengan 23.59 WIB itu diperkirakan ada sekitar 24.000 roda 2 yang akan menyebrang,” katanya.
Penulis:wr

