Dewa United Takluk di Laga Perdana BRI Super League 2025/2026
SERANG – Dewa United takluk di laga perdana BRI Super League 2025/2026. Hasil minor ini didapat saat mereka menjamu Malut United FC di Banten International Stadium (BIS), Serang pada Sabtu (9/8/2025).
Kemenangan Laskar Kie Raha (julukan Malut United FC) dipersembahkan Ciro Alves dimenit 31, Yakob Sayuri dimenit 46 dan David da Silva dimenit 68 melalui titik putih. Sedangkan gol semata wayang dari Dewa United dicetak Alexis Messidoro dimenit 84.
Jalannya pertandingan, tuan rumah menggebrak dimenit-menit awal. Bermain di hadapan 1.900 pendukungnya, membuat Ricky Kambuaya Cs pede dan menguasai permainan.
Serangan demi serangan dilancarkan Egy Maulana dan Taisei Marukawa dimenit 15. Tapi, penampilan gemilang penjaga gawang Malut United FC, Alan Jose Bernardon mampu menggagalkan setiap serangan. Termasuk peluang emas Kambuaya dimenit 24 yang mampu dihalau dengan sigap.
Keasikan menyerang, Dewa United malah kebobolan dimenit 31. Berkat umpan terukur dari Yakob Sayuri, penyerang andalan Ciro Alves mampu menjebol gawang tuan rumah. Skor 0-1 bertahan hingga jeda.
Babak kedua baru berjalan satu menit, pemain belakang Dewa United, Wahyu Prasetyo melakukan kesalahan. Tak kuasa ditekan Tyronne Gustavo Del Pino Ramos, dia salah mengoper bola dan mampu dimanfaatkan Yakob Sayuri untuk menggandakan keunggulan jadi 2-0 untuk tim tamu.
Tertinggal 0-2, Anak Dewa (julukan lain Dewa United Banten FC) coba bereaksi lewat Taisei Marukawa dimenit 52. Tapi tembakannya masih melebar begitupun dengan percobaan Stefano Lilipaly pada menit ke-58.
Coba memperkecil skor, Dewa United malah kembali kebobolan. Wahyu Prasetyo melakukan pelanggaran terhadap Yakob Sayuri dimenit 67 sehingga wasit Naufal Adya Fairruski memberikan hadiah penalti. David da Silva dengan dingin mengeksekusi tembakan 11 meter.
Tuan rumah sempat memiliki asa usai Alexis Messidoro mencetak gol dimenit 84. Setelahnya, mereka terus menekan lawan. Sayangnya, upaya untuk memperkecil atau menyamakan kedudukan sia-sia karena tak ada lagi gol yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih Kepala Dewa United Banten FC, Johannes Hendrikus Olde Riekerink mengatakan, kekecewaaan besar dirasakannya. Menang di penguasaan bola tapi kalah dihasil.
“Pelajaran berharga bagi kami. Kita dibunuh melalui transisi yang kuat dan para pemain Malut United FC yang tangguh dan para pelari kencang,” paparnya.
Meski demikian, ia menyampaikan anak asuhnya harus fokus ke pertandingan selanjutnya.
Penulis:NM

