Fobia Corona, Gubernur Banten Lantik Pejabat Gunakan Masker
SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim melantik sejumlah pejabat di Lingkungan Pemerintahan Provinsi Banten. Ada yang tak biasa dalam pelantikan, pasal Wahidin menggunakan masker saat melantik lima pejabat eselon II tersebut. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten, Selasa (3/3).
Adapun mereka yang dilantik terdiri atas Mahdani dengan jabatan baru sebagai kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP), Eneng Nurcahyati dengan jabatan baru kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan), Nana Suryana dengan jabatan baru kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Enong Suhaeti sebagai kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Terakhir adalah Komari sebagai staf ahli Gubenur.
Wahidin halim mengatakan, aksinya menggunakan masker saat melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Banten merupakan bagian dari anjuran dari Kementerian Kesehatan dalam rangka mewaspadai penyebaran virus corona.
“Kan harus pakai masker di tempat-tempat umum, kamu harus pakai masker juga sekarang sudah dianjurkan,” kata Wahidin.
Mantan Wali Kota Tangerang dua periode tersebut mengaku baru hari ini menggunakan masker di tempat umum setelah ramai pemberitaan dua Warga Negara Indonesia (WNI) adal Depok dinyatakan positif terjangkit virus corona.
“Baru tadi karena di depok tadi malam berita ramai takut ada orang depok kesini gua pake. Bukan masalah takut ini kewaspadaan, bukan masalah takut, gak takut. Ini kewaspadaan dini kamu berani? kena corona?,” Katanya.
Disampaikan Wahidin, ia mendapat laporan dari masyarakat ketersedian masker mulai langka di beberapa daerah di Provinsi Banten. Dirinya menduga ada oknum yang memborong masker untuk ditimbun.
“Kita panggil Dinas Kesehatan ini jadi keluhan masyarakat. Masyarakat minta kita untuk menyediakan masker gak ada anggarannya,” katanya.
Penulis :WR

