News

Sepekan, Suami Yang Tusuk Istri di Serang Belum Tertangkap

Serang, – Sepekan setelah kasus penusukan yang menewaskan Asisten Rumah Tangga (ART) Quratul Aini (27) alias Eni terjadi di kawasan Kebon Jahe, Kota Serang, pelaku masih belum berhasil ditangkap. Hingga kini, terduga pelaku penusukan tersebut masih bebas berkeliaran dan dalam pengejaran aparat kepolisian.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Serang Kota, Kompol Alfano Ramadhan, memastikan tim penyidik masih terus memaksimalkan upaya pencarian.

“Masih dimaksimalkan,” kata Alfano saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

 

Saat ditanya mengenai perkembangan terbaru penyelidikan, Alfano menegaskan bahwa hingga saat ini status terduga pelaku masih dalam tahap pencarian. Polisi belum melakukan penangkapan terhadap pihak mana pun.

“Iya, masih dalam pencarian. Doain ya,” ujarnya singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban Eni tewas setelah menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal (OTK) usai pulang bekerja dari rumah majikannya pada Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 11.15 WIB. Saat itu, korban diduga dibuntuti oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Setibanya di lokasi kejadian, korban dijatuhkan dari sepeda motornya dengan cara ditendang hingga terjatuh ke semak-semak di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Setelah itu, korban diserang menggunakan senjata tajam dan mengalami luka serius di bagian pinggul.

Usai melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor. Sementara itu, korban ditemukan warga dalam kondisi luka berat dan bersimbah darah.

Warga yang melintas kemudian mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Jannah yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun, meski sempat mendapatkan perawatan medis secara intensif, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia beberapa saat setelah menjalani perawatan.

Dalam penyelidikan awal, polisi menduga adanya hubungan personal antara korban dan terduga pelaku. Dugaan sementara mengarah pada mantan suami korban. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa dugaan tersebut masih terus didalami dan belum dapat disimpulkan.

Selain itu, polisi juga mengungkap fakta bahwa sebelum kejadian, pelaku sempat mendatangi tetangga di sekitar rumah majikan korban dan memberikan secarik kertas berisi nomor telepon atas nama Ifan. Temuan tersebut kini menjadi salah satu petunjuk yang tengah didalami oleh penyidik.

Hingga sepekan pascakejadian, Satreskrim Polresta Serang Kota masih mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri jejak pelaku guna mengungkap kasus penusukan yang merenggut nyawa korban tersebut.

Penulis:NM

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *