Warga Desa Citaman Butuh Pembangunan Infrastruktur
SERANG – Warga di desa Citaman, Kecamatan Ciomas mengaku masih butuh bantuan pembangunan infrastruktur dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. Baik, sumur artesis, lapangan sepakbola, stadion mini, GOR serba guna, dan tempat pembuangan sampah.
Hal ini mencuat saat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Serang menggelar Implementasi Pengabdian Mahasiswa (IPMA) XIII tentang penyuluhan program pemberdayaan masyarakat bersama anggota DPRD Kabupaten Serang, di kantor Desa Citaman, Kecamatan Ciomas, Minggu (8/3/2020).
Sekretaris Desa (Sekdes) Citaman, Kecamatan Ciomas Saepudin mengatakan, kebutuhan sumur artesis saat ini kondisinya cukup mendesak karena hampir semua masyarakat membutuhkan. “Warga di sini (Citaman) mau ada pengeboran sumur artesis karena letaknya dataran tinggi,” kata Saepudin.
Ia mengungkapkan, saat musim kemarau, untuk mendapatkan air bersih warga terpaksa beli atau mengambilnya dari kali Cibanten dan kali Cibulakan. “Kalau masuk musim kemarau kita sangat kesulitan air bersih karena untuk Desa Citaman merupakan dataran tinggi. Sudah ada beberapa warga yang melakukan pengeboran dan berhasil, makanya kami berharap ada program pembuatan sumur artesis,” ujarnya.
Sedangkan salah satu pemuda Desa Citaman, Malik menuturkan, masyarakat juga membutuhkan lapangan sepakbola, stadion mini, GOR serba guna, dan tempat pembuangan sampah.
“Lapangan sih sudah ada yang berada di depan kantor Desa Citaman. Hanya saja kondisinya demikian, tidak dilengkapi dengan fasilitas. Padahal, kerap digunakan acara desa, PGRI, kecamatan, maupun tingkat kabupaten. Makanya, butuh lah sarana dan prasarana yang representatif untuk menunjang kegiatan,” tuturnya.
Sementara Anggota DPRD Kabupaten Serang, Tubagus Baenur Zaman menjelaskan, pihaknya akan mengkomunikasikan aspirasi warga Desa Citaman tersebut dengan Organisasi Perangkat Daerah (ODP) terkait yang ada di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.
“Apa yang disampaikan masyarakat akan kita komunikasikan dengan dinas terkait. Walaupun untuk di 2021 belum bisa, mudah-mudahan di 2022 sudah bisa direalisasikan untuk pembangunan stadion mini,” jelasnya.
Politisi Golkar tersebut menilai, baik pembuatan sumur artetis, pembangunan lapangan sepakbola, stadion mini, GOR serba guna, tempat pembuangan sampah, sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk medukung kegiatan warga.
“Tadi juga ada yang menyampaikan pada 2019 sudah dilakukan pengukuran untuk pemasangan Penerang Jalan Umum (PJU), hanya saja sampai sekarang belum ada realiasasi lebih lanjut dari Dinas Perhubungan (Dishub). Nanti saya tindaklanjuti,” pungkasnya.
Penulis :NM

