HeadlineNews

Pemkot Cilegon Imbau Warga Menjauh dari Lokasi Ledakan MCCI, Dinas Terkait Diterjunkan

CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon bergerak cepat merespons insiden ledakan yang terjadi di PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI), Senin sore. Meski belum menerima laporan lengkap terkait penyebab dan dampak kejadian tersebut, Pemkot memastikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan penanganan awal.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia, mengatakan saat peristiwa terjadi dirinya tengah menjalankan agenda dinas di luar kota. Namun begitu mendapat informasi, Pemkot langsung melakukan koordinasi lintas instansi.

“Kebetulan saya sedang melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Perhubungan. Begitu mendapat kabar, kami langsung memantau situasi dan menunggu laporan detail dari OPD terkait, terutama dari Dinas Lingkungan Hidup untuk mengecek langsung kondisi di lapangan,” ujar Ahmad Aziz Setia.

Menurutnya, hingga saat ini Pemkot masih menunggu hasil pemeriksaan terkait jenis gas atau uap yang muncul pascaledakan, termasuk memastikan apakah zat tersebut berbahaya bagi masyarakat sekitar atau tidak.

“Karena informasi yang kami terima masih beragam, ada yang menyebut hanya uap air, ada juga dugaan lain. Maka kami menunggu hasil pengecekan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot mengimbau masyarakat yang berada di sekitar kawasan industri agar sementara waktu tidak beraktivitas di luar rumah dan menjauh dari area terdampak.

“Untuk sementara kami mengimbau warga di sekitar lokasi agar tidak berada di luar rumah. Jika memungkinkan, menjauh dulu ke lokasi yang lebih aman sambil menunggu perkembangan lebih lanjut,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot melalui BPBD Kota Cilegon juga tengah menyiapkan langkah mitigasi, termasuk pemetaan titik kumpul aman apabila situasi memburuk.

“Nanti BPBD akan mengoordinasikan titik-titik aman jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi agar masyarakat tidak terdampak,” tambahnya.

Terkait korban, Ahmad Aziz mengungkapkan hingga kini baru ada laporan satu pekerja internal perusahaan yang mengalami luka akibat terkena semburan saat insiden terjadi.

“Informasi sementara ada satu pekerja internal perusahaan yang terkena semburan dan sudah dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis. Untuk perkembangan selanjutnya, kami masih menunggu laporan lanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, belum ada laporan adanya warga sekitar yang terdampak maupun harus dirujuk ke rumah sakit akibat insiden tersebut.

“Dari warga sekitar, sampai saat ini belum ada laporan korban. Namun kami tetap melakukan pemantauan ketat di lapangan,” tutup Ahmad Aziz.

Editor :GBK

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *