Kado Manis HUT ke-394, Kelapa Dua Raih Juara 1 Kecamatan Tingkat Kabupaten Tangerang
TANGERANG– Kado Manis Hari Ulang Tahun Kabupaten Tangerang ke-394 ditorehkan Kecamatan Kelapa Dua.
Kecamatan yang berada di wilayah modern Gading Serpong ini menorehkan prestasi dengan meraih peringkat pertama dalam Lomba Kecamatan Tingkat Kabupaten Tangerang 2026.
Penghargaan tersebut menjadi kado bagi wilayah itu di tengah peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang, Selasa (13/10/2026).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni kepada Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat didampingi Bupati Tangerang Maesyal Rasyid pada apel peringatan hari jadi Kabupaten Tangerang di Lapangan Pemkab Tangerang yang bertajuk pakaian adat Nusantara.
Dadang Sudrajat menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kelapa Dua yang dinilainya turut berkontribusi terhadap pencapaian tersebut. Menurut dia, prestasi itu merupakan hasil kerja bersama antara jajaran pemerintah dan masyarakat.
“Capaian ini bukan semata-mata menjadi kebanggaan pemerintah kecamatan. Predikat juara pertama juga membawa harapan agar kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan wilayah terus meningkat,” ujar Dadang kepada awak media.
Mantan Camat Kosambi dan Camat Sepatan ini berharap penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi aparatur kecamatan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan memastikan program pembangunan semakin sesuai dengan kebutuhan warga.
Dukungan juga datang dari kalangan pemuda. Ketua Karang Taruna Kecamatan Kelapa Dua, Andi Cahya, mengapresiasi upaya pemerintah kecamatan dalam membangun kemitraan yang memberi dampak bagi masyarakat, terutama melalui pembinaan sumber daya manusia dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Keberhasilan meraih peringkat pertama merupakan hasil koordinasi dan partisipasi berbagai unsur, mulai dari pengurus Karang Taruna, desa dan kelurahan, hingga masyarakat,” tukasnya.
Sementara, tokoh masyarakat Kelapa Dua, Rusdi, mendorong penguatan kolaborasi melalui gagasan “Rumah Besar Kelapa Dua”.
Semangat kebersamaan tersebut diharapkan tumbuh melalui identitas “Kelapa Dua People” dan gerakan “Kelapa Dua Kudu Kreatif” yang mendorong inovasi serta keterlibatan warga dalam pembangunan.
Kelapa Dua memiliki karakter wilayah perkotaan dengan aktivitas permukiman, perdagangan, jasa, pusat perbelanjaan, perhotelan, apartemen, dan fasilitas olahraga. Wilayah ini juga memiliki potensi lingkungan dan ketahanan pangan, termasuk keberadaan Situ Kelapa Dua.
Potensi tersebut membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, perkembangan kawasan perkotaan juga menuntut pengelolaan yang cermat agar pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan kualitas pelayanan publik, ketertiban wilayah, dan kelestarian lingkungan.
Karena itu, penghargaan sebagai kecamatan terbaik perlu diikuti dengan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pelayanan administrasi yang semakin baik, penanganan persoalan sosial, pengelolaan lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi warga menjadi sejumlah aspek yang perlu terus diperkuat.
Predikat juara pertama pada akhirnya bukan garis akhir bagi Kecamatan Kelapa Dua. Penghargaan tersebut justru menjadi tolok ukur sekaligus tanggung jawab untuk menjaga konsistensi kinerja pemerintahan.
Dalam momentum HUT ke-394 Kabupaten Tangerang yang mengusung semangat “Terus Bergerak, Semakin Berdampak”, Kelapa Dua diharapkan mampu menerjemahkan prestasi menjadi kemajuan nyata bagi warganya.
“Juara bukan berarti selesai berbenah. Justru penghargaan harus menjadi penyemangat untuk bekerja lebih baik, melayani lebih tulus, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam rangkaian apresiasi atas pencapaian tersebut.
Di lokasi berbeda, pada hari jadi Kebupaten Tangerang ke-394 tahun, Sekretaris Camat (Sekcam) Kelapa Dua Dwi Candra Budiman bersama para staf lurah dan tokoh masyarakat Kecamatan Kelapa Dua berziarah ke makam mantan Bupati Tangerang 2003-2013 H. Ismet Iskandar di wilayah Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua.

“Pemimpin boleh berganti. Zaman boleh berlalu. Tapi, sejarah pengabdian akan tetap menjadi bagian dari perjalanan daerah,” tulis Dwi di Instagram bercentang birunya @dwichandrabudiman. (Joe)

