Ratusan Atlet Banten Dipastikan Tampil di PON XX Papua
SERANG – Sebanyak 133 atlet Banten dipastikan akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua. Kepastian ini didapat, usai hampir semua pengurus cabang olahraga (pengcabor) mengirimkan atlet binaanya untuk mengikuti babak prakualifikasi, dari Februari sampai November 2019.
Jumlah 133 atlet itu diantaranya ada dari angkat besi (satu atlet), bermotor (empat atlet), gantole (empat atlet), terjun payung (lima atlet), biliar (enam atlet), selam (enam atlet), layar (tujuh atlet), baseball (16 atlet).
Meski begitu, jumlah tersebut masih bisa bertambah. Alasannya, 133 atlet ini baru berdasarkan cabang olahraga (cabor) yang sudah melaksanakan Pra PON dan hasil verifikasi tim Satuan Tugas (Satgas) KONI Banten. Masih ada sekitar delapan persen lagi, cabor yang belum mengikuti penyisihan.
“Jadi masih bisa nambah lah. Contohnya muaythai, sepakbola, dan futsal saja belum berlaga,” papar Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Banten, Hengky S Bremmer kepada awak media, Jumat (29/11/2019).
Namun, kata dia, ketentuannya tetap sama. Hanya peringkat tiga besar Pra PON yang akan diboyong ke Bumi Cenderawasih (julukan Papua).
“Akan tetapi, bagi cabor yang pelaksanaan Pra PON menggunakan sistem zona, ada aturan lain. Jika dilaksanakan hanya dua wilayah saja, maka minimal atlet Banten harus meraih perak. Namun jika lebih dari dua, wajib menyegel emas agar bisa kami masukan ke dalam kontingen ke PON XX,” ujarnya.
Meski begitu, selain ketentuan raihan medali, masih ada pertimbangan lain. Artinya tidak mutlak. Misalnya kuota yang akan berlaga di PON atau cabor terukur.
Penulis :NM

