Mobil Ambulans Terendam Banjir, Ini Ide Brilian Bupati Tangerang Mengevakuasi Para Pasien
TANGERANG – Diawal Tahun 2020 kembali bencana banjir melanda wilayah Tangerang, Rabu /01/20 seperti . Rumah Sakit Qadr, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, menjadi salah satu yang terdampak banjir di Tangerang.
Aliran kali anak sungai cisadane yang berada di sekitar Rumah sakit Qadar meluap akibat derasnya hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah Tangerang. akibatnya Pihak manajemen RS Qadr terpaksa menonaktifkan sambungan listrik untuk mencegah hal yang tak diinginkan. Seluruh pasien pun kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat guna mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan.
Namun dengan banjir yang melanda, Ambulans untuk mengevakuasi pasien tak bisa masuk ke area RS Qadr yang sudah terendam. Di tengah hiruk pikuk suasana evakuasi, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar tak langsung menyerah dengan keadan mobil ambulans yang sudah terandam banjir, dengan ide Zaki yang brilian dirinya langsung mengontak Komunitas Mobil Offroad Tangerang untuk membantu melakukan evakuasi para pasien.
Dengan Satu persatu mobil-mobil dengan spesifikasi siap “tempur” di segala medan itu kemudian masuk menerjang ketinggian air yang merendam RS Qadr. Mereka mengevakuasi pasien keluar rumah sakit, untuk kemudian dipindahkan ke ambulans.
Siti, wanita paruh baya adalah salah satu pasien yang dievakuasi menggunakan mobil offroad. Dia terlihat terbaring lemas dengan botol infus berada di atas badannya. Dia diturunkan dari atas mobil offroad untuk kemudian dipindahkan ke ambulans.
Tenaga medis yang melakukan evakuasi di RS Qadr dibantu oleh puluhan pasukan TNI dari Korem 052/WKR dan Kodim 05/06 Tangerang.
“Total 3 sampai 4 jam kita bahu membahu evakuasi pasien. Kita pastikan sudah tak ada pasien di dalam, dipindahkan semua ke rumah sakit terdekat,” kata Zaki.
Pasien-pasien RS Qadr, lanjutnya, dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di antaranya Rumah Sakit Siloam Legok, Siloam Lippo Village, An-nisa dan RSUD Kabupaten Tangerang.
“Ayo, prioritaskan pasien yang di bawah dulu, baru kita ke atas. Pastikan mereka aman saat evakuasi,” teriak salah seorang pria berjenggot dan berkacamata, sibuk memimpin evakuasi pasien di RS Qadr.
Petugas pun bahu membahu menyisir semua ruangan di RS Qadr untuk mengevakuasi seluruh pasien. Ada 54 pasien yang kita evakuasi, mulai dari lantai dasar sampai lantai 2. Jadi semua pasien dipastikan sudah dipindah,” tutur Zaki.
Pasien dengan berbagai keluhan satu persatu dievakuasi. Mulai dari ibu yang baru saja melahirkan, pasien dengan diagnosa typus, TBC akut, anemia, vertigo, semua dievakuasi.
Saat evakuasi tengah berlangsung, seorang perawat terjatuh hingga membuatnya fraktur tulang, dia pun ikut dievakuasi sambil mendapatkan perawatan medis.
penulis :PR

