News

11 Hari Pasca Banjir Bandang dan Longsor, 2 Desa di Lebak Masih Terisolir

LEBAK – Sebelas hari pasca bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Lebak. Dua desa di Kecamatan Lebak Gedong yakni Desa Gunung Julang dan Lebak Situ masih terisolir.

Akibat bencana banjir bandang dan longsor di lima kecamatan merendam 1.226 rumah terendam, terdiri dari rumah rusak ringan 520 unit, rumah rusak berat 1.310 unit, ditambah jembatan 30 unit dan sekolah 19 unit di Kabupaten Lebak.

Salah satu relawan, Rochman Setiawan mengatakan, kondisi jalan yang curam dan penuh batu-batu membuat akses menuju dua desa tersebut hanya bisa dilalui berjalan kaki.

“Desa Lebak Situ ada enam kampung. Jalannya curam dan banyak batu-batuannya. Hanya bisa dilalui jalan kaki,” kata Rochman usai turun dari Desa Gunung Julang, Sabtu (11/1).

Rohman bercerita pembukaan jalan yang dilakukan oleh petugas PUPR baru sampai Desa Muara itu pun hanya bisa diakses dengan sepeda motor. Sedangkan untuk menuju Desa Lebak Situ hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki, lantaran jembatannya terputus, untuk sementara dibuatkan jembatan kecil untuk pendistribusian bantuan logistik. Sedangkan untuk ke Desa Gunung Julang, hanya bisa di akses dengan berjalan kaki selama 30 menit. Namun ketika cuaca turun hujan, maka jalanan menjadi berlumpur dan semakin sulit untuk sampai ke lokasi bencana.

Akses lainnya bisa memutar melalui jalur Muncang kemudian Sobang, namun memakan waktu sekitar dua jam dari Kecamatan Rangkasbitung atau sekitar tiga jam dari Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten.

“Di Gunung Julang, kalau muter lewat Muncang-Sobang, dua jam perjalanan kalau dari Rangkas. Kakau lewat Cipanas putus di Desa Muara nya. Kondisi jalan ketutup lumpur, lagi di bersihin lumpurnya sama Relawan Pokja Banten,” katanya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan, distribusi bantuan masih terus dilakukan oleh Polda Banten ke daerah terisolir melalui jalur udara, menggunakan helikopter jenis Bell 412. Distribusi bantuan hari ini dilakukan sejak pukul 09.00 wib hingga pukul 12.00 wib sebanyak empat kali.

“Adapun titik pendistribusian Desa Gunung Julang tiga kali droping logistik, Desa Lebak Gedong satu kali. Kegiatan ini telah selesai di laksanakan pada pukul 12.00 WIB, dikarenakan cuaca di lokasi kurang bersahabat,” katanya.

Penulis : WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *