News

Dana BOS Dan Zakat ASN Tertahan di Bank Banten 

Dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk SMA/SMK dan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Banten masih tertahan di Bank Banten. Dana BOS dan zakat tidak bisa langsung dicairkan selama proses merger Bank Banten dengan Bank BJB.

Saat ini status Bank Banten masuk kategori dalam pengawasan intensif Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketua Komisi V DPRD Banten Muhammad Nizar mengatakan, berdasarkan hasil laporan dari sejumlah sekolah yang diterimanya, hampir seluruhnya mengeluhkan terkait pencairan dana BOS yang tertahan di Bank Banten. Padahal, dana BOS itu sangat dibutuhkan di masa pandemik untuk kebutuhan operasional belajar melalui online.

“Di SMAN 2 Kota Tangerang yang dana BOS-nya cukup besar, belum juga cair. Di SMKN 1 Kota Tangerang juga sama,” kata Nizar saat dikonfirmasi, Kamis (14/5).

Dikatakan Nizar, dirinya telah memprediksi hal seperti ini akan terjadi. Berbagai pelayanan yang berhubungan dengan Bank Banten pasti akan mengalami kendala serupa. Untuk itu, politisi Gerindra ini meminta Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) harus bertanggungjawab terhadap dampak domino dari pemindahan RKUD dan rencana marger Bank Banten.

“Nah, itu. Makanya Gubernur harus bertanggungjawab,” katanya.

Terpisah, kepala Baznas Provinsi Banten Suparman Utsman memgatkan, untuk dana zakat ASN Pemprov Banten yang tertahan mencapai Rp4 miliar. Rencananya zakat tersebut akan didistribusikan ke sejumlah guru ngaji, marbot, guru madrasah dan penerima lainnya. Namun karena dananya tertahan di Bank Banten, akhirnya tidak bisa langsung dicairkan.

“Saya sudah berkomunikasi dengan pihak Bank Banten, katanya nanti sedang dikomunikasikan dengan pusat,” katanya.

Saat dikonfirmasi terkait beberapa transaksi yang terkendala, Humas Bank Banten Raesya mengaku, transaksi di Bank Banten masih berjalan normal, untuk dana zakat sedang dalam proses pencairan di pusat. Kemudian terkait dana BOS, pada tahap satu sudah dicairkan pada bulan Februari lalu dan tinggal menunggu yang tahap dua dari pusat yang masih proses.

“Lalu untuk gaji dan tunjangan ASN lainnya yang ada di Bank Banten, pada intinya semuanya berjalan seperti biasa. Hanya saja ada pembatasan penarikan setiap harinya sebesar Rp5 juta,” jelasnya.

Penulis :WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *