News

Tak Ada Misa Natal di Gereja Eks Tambang Emas Antam Cikotok

Lebak, – Sejumlah gereja di Provinsi Banten menggelar misa natal dengan membatasi jumlah jemaat hanya sebanyak 30 orang dan sebagian jemaat melaksanakan ibadah natal di rumah secara virtual.

Namun, berbeda halnya di gereja ST Josef yang berada di Kampung Pasanggerahan Bawah, Desa Cikotok Kecamatan Cibeber, Lebak. Dimana tidak ada satupun jemaat yang datang untuk melaksanakan ibadah natal, bahkan dekorasi untuk menyambut kelahiran Yesus Kristus tidak ada.

Padahal, tahun-tahun sebelumnya gereja tersebut selalu ramai dipadati oleh jemaat untuk melaksanakan malam misa natal. Jemaat yang hadir mulai umat kristiani dari warga sekitar hingga jemaat yang berasal dari Kecamatan Bayah dan Malingping. Kendaraan dan pernak-pernik natal berjejer di sekitar gereja.

Mulai berkurangnya keberadaan umat kristiani di Kecamatan Cikotok hingg pandemik COVID-19 menjadi penyebab tidak ada kegiatan misa natal di gereja yang sudah berdiri sejak sekitar 1967 tersebut.

“Jemaatnya tersisa cuma tiga, satu orang sakit dan dua orang lagi berada di desa sebelah kurang tahu kenapa gak ada kegaiatan, terakhir 2017 masih rame,” kata Ujang salah satu warga sekitar kepada wartawan, Kamis (24/12/2020).

Gereja itu awalnya didirikan untuk memfasilitasi layanan rohanipara karyawan perusahaan tambang emas pertama di Indonesia PT Antam (Persero) Tbk (Antam) beragama kristiani. Namun sejak Antam ditutup jemaat semakin sedikit karena para karyawan pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Antam mengakhiri kegiatan penambangan pada 2008 dan telah menyelesaikan kewajiban pasca tambang pada 2015. Pertambangan emas ini memiliki sejarah panjang, dimana penambangan emas di Cikotok awalnya dilakukan oleh perusahaan Belanda pada 1936, tetapi berhenti pada 1939, saat pecah Perang Dunia II.

“Antam tutup jemaat makin kurang, makin kurang sampe sekarang tersisa beberapa jemaat,” katanya.

Meski tidak ada kegiatan misa natal, gereja yang menjadi saksi sejarah pada masa kejayaan tambang emas terbesar di Indonesia ini tetap dilakukan penjagaan. Kanit Binmas Polsek Cibeber Ipda Atang Saipuloh mengatakan, ada dua gereja di wilayah Citorik, pertama Gereja ST Josef dan Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB). Namun tidak ada kegiatan ibadah natal di dua gereja tersebut.

“Gak ada kegiatan sama sekali. Sebetulnya masih ada (jemaat) tinggal sedikit,” katanya.

Penulis:WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *