News

Libur Ke Pantai Anyer-Carita, Wisatawan Wajib Rapid Test Antigen

Serang, – Satgas COVID-19 akan melakukan pemerimsaan kesehatan wisatawan yang berkunjung ke pantai Anyer hingga Carita. Tes antigen diberlakukan bagi wisatawan yang tidak membawa surat bebas COVID-19 sekaligus mencegah penularan virus corona saat libur tahun baru 2021.

Rapid antigen terhadap wisatawan mulai dilakukan hari ini, Rabu 30 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. Pemeriksaan kesehatan dilakukan di setiap pintu masuk menuju pantai Anyer-Carita.

Puji Hartanto, komisioner Kompolnas ikut serta memantau tes antigen yang dilakukan oleh Polda Banten tersebut. Mantan Wakapolda Banten itu menerangkan kalau masyarakat yang bepergian menggunakan jalur darat, laut dan udara, akan di tes bebas COVID-19. Terutama yang tidak membawa surat bebas virus corona.

Pemeriksaan surat bebas COVID dan tes antigen dilakukan oleh TNI, Polri dan tim kesehatan dari pemerintah daerah. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan virus corona.

“Pada saat kita datang kesini (objek wisata) sudah ada urut-urutannya. Melakukan perjalanan darat, udara, air, wisatawan berkunjung ke daerah wisata untuk membawa surat bebas COVID-19. Bukan hanya disini saja, tapi daerah lainnya juga,” kata Puji Hartanto.

Ditempat yang sama, Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Rudy Purnomo mengatakan, khusus di Banten, kendaraan berpelat nomor luar akan diperiksa satu persatu untuk memastikan wisatawan membawa surat bebas COVID-19. Jika tidak, maka akan di tes antigen oleh tim kesehatan dari Satgas COVID-19. Lokasi pemeriksaan ada di setiap rest area tol Tangerang-Merak dan Pantai Mercusuar Anyer.

“Bus maupun mobil antar kota, kita laksanakan pemeriksaan ada surat rapid test atau tidak, jika tidak maka kita periksa. Ada di rest area dan Merak. Kalau ada yang reaktif atau positif, kita kembalikan (ke daerah asal),” katanya.

Kemudian, pada malam pergantian tahun 2021, TNI-Polri bersama Satgas COVID-19 akan berpatroli skala besar diseluruh lokasi yang berpotensi akan terjadi keramaian khusunya di setiap objek wisata untuk membubarkan massa jika terjadi kerumunan.

Penulis:WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *