News

Gak Ada Anggaran, Pemkot Serang Tutup Tempat Isolasi Pasien COVID-19 di Rusunawa

Serang, – Pemerintah Kota Serang menutup sementara Rusunawa Margaluyu, Kecamatan Kasemen sebagai tempat isolasi pasien positif virus corona atau COVID-19 yang berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Rusunawa merupakan satu-satu tempat isolasi pasien COVID-19 yang disediakan Pemkot Serang.

Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, penutupan dilakukan karena penganggaran untuk operasional tempat isolasi pasien COVID-19 tersebut disahkan pada anggaran 2021 oleh DPRD sekitar bulan Februari mendatang.

Diketahui, untuk 2020 anggaran operasional Rusunawa Marguluyu menggunakan anggaran dari belanja tidak terduga atau BTT yang berasal dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Banten.

“Ya sedang di persiapkan anggarannya di tahun 2021 ini,” kata Syafrudin saat dikonfirmasi, Rabu (6/1/2021).

Sejak beberapa hari lalu Rusunawa Margaluyu sudah tidak menerima pasien COVID-19 yang akan menjalani isolasi. Sementara pasien yang adapun telah dipindahkan ke rumah sakit dan sebagian lagi menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Terpisah, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Kota Serang Nenden Diana Rose menuturkan, banyak anggaran dibutuhkan untuk operasional Rusunawa Margaluyu, seperti pemberian honor untuk keamanan, tenaga medis, makan minum pasien, dan lain-lain.

“Bilapun biaya operasional itu bisa ditalangin terlebih dahulu, akan menjadi masalah bila kemudian ternyata Pemerintah Provinsi Banten tidak lagi menganggarkan bantuan untuk operasional Rusunawa Margaluyu,” katanya.

Padahal hingga saat ini jumlah pasien positif corona di Kota Serang masih tinggi. Dinas Kesehatan Provinsi Banten total jumlah kasus positif corona di Kota Serang sebanyk 1.119 kasus. Sebanyak 531 pasien diantaranya masih dalam perawatan.

Penulis:WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *