Wali Kota Serang Gagal Vaksin Dosis Kedua, Kenapa?
Kepala Dinkes Kota Serang Ikbal mengatakan, Wali Kota Serang gagal vaksin tahap kedua karena gula darahnya di atas normal atau sedikit tinggi. “Sebetulnya sudah bagus tekanan darah dan yang lainnya. Hanya saja gula darahnya agak sedikit tinggi, mungkin minggu depan akan kami lakukan lagi. Mudah-mudahan sudah di bawah 200,” katanya, (15/3/2021).
Dia menyebutkan, untuk tekanan darah atau tensi sekitar 140 mmHg, kemudian gula darah sekitar 260 mdL. “Mungkin pak wali banyak makan karbohidrat, jadi gula darahnya tinggi. Kalau tensi darahnya itu normal 140 mmHg,” ujarnya.
Sementara mengenai vaksinasi untuk Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin belum bisa menerima vaksin, karena pihak Dinkes Kota Serang belum mendapatkan surat rekomendasi. “Iya, kami kan harus ada suratnya dulu dari dokter yang menangani. Jadi dokter di sini harus melihat riwayat awalnya dulu,” ucapnya.
Untuk semua pejabat baik Eselon II, vertikal, dan daerah menerima vaksinasi kedua pada 15 Maret 2021. “Sudah semua datang hari ini sejak pagi tadi. Saya pikir untuk kepala organisasi perangkat daerah (OPD) sudah semua (vaksinasi), bahkan tadi juga sebagian sudah hampir selesai untuk vaksinasinya,” tuturnya.
Pihaknya pun melakukan penjadwalan ulang untuk melakukan vaksinasi kepada Wali Kota Serang Syafrudin. “Iya kami reschedule lagi, mungkin dua tiga hari kami lakukan pengecekan lagi. Pimpinan kan banyak kegiatan, jadi mungkin banyak ngemil dan gula darahnya jadi naik,” kata dia.
Baik Pemkot Serang maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, dia menuturkan menargetkan selesai pada akhir Maret ini. “Memang kan kalau lansia itu 28 hari setelah pemberian vaksin dosis pertama. Kalau masyarakat dan pelayanan publik saya yakin akhir Maret selesai,” ucapnya.
Penulis:WR

