Terjunkan 2.506 Personel, Polda Banten Pastikan Tidak Ada Pemudik Yang Lolos
Serang, – Polda Banten menjamin tidak akan ada warga yang lolos selama penyekatan saat kebijakan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah diberlakukan pada besok Kamis 6 hingga 17 Mei 2021.
Pihaknya akan mengunci wilayah dan menjaga ketat akses keluar masuk Banten sehingga tidak ada pemudik yang lolos.
“Mulai tanggal 6 besok tidak bisa mudik lagi karena seluruh mode transportasi akan dihentikan,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi usai gelar pasukan Ops Ketupat Maung 2021 di Mapolda Banten, Rabu (5/5/2021).
Edy menyampaikan, pihaknya menerjunkan sebanyak 2.506 personel gabungan dalam pengamanan selama kegiatan Operasi Ketupat Maung 2021. Mereka akan berjaga nonstop 24 jam.
Untuk mengantisipasi pemudik Polda Banten telah mendirikan 19 titik penyekatan, antara lain, wilayah hukum Polres Cilegon ada 3 titik, yaitu dua Gerbang Tol (GT) Merak, Pelabuhan BBJ Bojonegara dan Gede Bawah, sedangkan untuk di wilayah hukum Polres Serang ada 4 titik yaitu, GT Cikande, GT Ciujung, Asem Cikande dan Tanara.
Untuk wilayah hukum Polres Serang Kota ada 3 titik, yaitu di depan Pusri, GT Serang Timur dan GT Serang Barat. Kemudian di wilayah hukum Polresta Tangerang ada 3 titik yaitu di Citra Raya, Cisoka dan Jayanti untuk mencegah adanya pemudik dari Jakarta.
Lalu, untuk wilayah hukum Polres Lebak ada 2 titik yaitu di Jasinga dan Cilograng yang akan melakukan penyekatan pemudik dari Bogor dan Sukabumi. Kemudian untuk wilayah hukum Polres Pandeglang dilakukan penyekatan di Gayam.
Sementara, untuk penyekatan jalur tol ada dua titik, yaitu GT Cikupa yang menyekat kendaraan dari arah Jakarta dan GT Merak yang menyekat kendaraan dari arah Lampung dan Jakarta.
“Bisa diperpanjang manakala ada kebijakan terhadap kegiatan pengamanan pasca lebaran,” katanya.
Selain melakukan penyelatan disetiap perbatasan, dikatakan Edy, pemerintah telah menghentikan sementara operasional mode transportasi umum baik udara, darat dan laut. Dia pun memastikan selama larangan mudik tidak akan lagi warga yang bisa menyebrang ke Lampung melalui pelabuhan Merak.
“Kecuali kendaraan yang jadi prioritas (membawa sembako) atau orang untuk bisa dikecualikan sedang menjalankan tugas,” katanya.
Kemudian, Polda Banten dan Satgas COVID-19 akan mendirikan pos dan menerjunkan personel pengamanan ke tempat pusat perbelanjaan untuk mengantisipasi kerumunan jelang Lebaran. Lalu melakukan pergeseran pasukan ke tempat wisata selama libur Lebaran.
“Melakukan pemeriksaan sesuai prokes setiap yang masuk mal wajib pakai masker, wajib cuci tangan dan wajib dibatasi jumlahnya,” katanya.
Penulis:WR

