Kadinkes Banten Pilih Bungkam Terkait 20 Bawahannya Yang Mengundurkan Diri
Serang,- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti memilih bungkam terkait nasib 20 bawahannya yang sedang menjalani pemeriksaan di Pendopo Gubernur Banten, Rabu (2/3/2021).
Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah adanya surat pengunduran diri secara massal di instansi tersebut.
Berdasarkan pantauan, Ati mendatangi Pendopo Gubernur Banten sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, wartawan mencoba meminta keterangannya namun yang bersangkutan enggan memberikan jawaban.
Dua jam kemudiam atau sekitar pukul 13.37 WIB, mantan Direktur Utama RSUD Kota Tangerang itu keluar meninggalkan pendopo. Sekali lagi, Ati enggan memberikan keterangan dan langsung masuk ke mobil Mitsubishi Pajero Sport plat nomor hitam A 1508 TI.
Jurus bungkam bukan kali ini saja diperagakan Ati. Hal yang sama juga pernah ditunjukkannya usai diperiksa Kejati Banten atas kasus dugaam korupsi pengadaan masker KN95,
Hingga berita ini ditulis, 20 pejabat Dinkes Banten masih menjalani pemeriksaan.
Sebelumnya, Kepala BKD Provinsi Banten Komarudin mengatakan, pihaknya memanggil para Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut dalam rangka untuk memintai keterangan dan klarifikasi terkait dasar pengunduran diri mereka dari jabatannnya di Dinkes Banten.
Tahapan klarifikasi akan menentukan apakah para pejabat Dinkes Banten itu pantas diberhentikan dari jabatan, atau bahkan dipecat setelah kompak mengundurkan diri di saat pemerintah sedang perang melawan COVID-19.
“Pemecatan itu salah satu opsi masih dikembangkan juga opsi lain hari ini diputuskan soal itu,” kata Komar saat dikonfirmasi.
Penulis:WR

