News

Capaian Vaksinasi Difabel di Banten Baru Capai 6 Persen

Serang, – Penyandang difabel menjadi kelompok masyarakat yang masuk dalam prioritas penerima vaksinasi COVID-19. Kendati demikian, capaian vaksinasi difabel masih sangat rendah di Provinsi Banten.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Provinsi Banten Nurhana mengatakan, dari sebanyak 18 ribu lebih target vaksinasi difabel di tanah Jawara. Hingga saat ini baru sekitar 1062 orang yang telah menjalani vaksinasi COVID-19.

Dia menjelaskan, masih minimnya capaian vaksinasi difabel tersebut karena disebabkan beberapa faktor, diantaranya, rendahnya sosialisasi manfaat vaksin sehingga partisipasi rendah, kedua mayoritas difabel takut disuntik vaksin karena termakan berita hoaks bahwa vaksinasi akan berdampak terhadap kesehatan.

“Penyandang disabilitas takut. Ada juga mereka sangking takut kabur ketika disambangi ketempat tidak ada,” kata Nurhana saat dikonfirmasi, Rabu (18/8/2021).

Stok vaksin Sinopharm untuk penyandang difabel yang sudah didistribusikan untuk wilayah Provinsi Banten akan kedaluwarsa pada Oktober 2021 sehingga Pemprov Banten harus melakukan percepatan untuk menghabiskan vaksin tersebut.

“Di akhir Agustus teman difabel harus sudah menerima dosis pertama karena jarak vaksin ini 28 hari dimana expired bulan Oktober,” katanya.

Oleh karenanya, disampaikan Nurhana, pihkanya akan mengerahkan 2 ribu petugasnya terdiri dari Tagana, pendamping difabel dan TKSK untuk membantu tenaga kesehatan (Nakes) di lapangan.

“Harus benar-benar edukasi agar tercapai sesuai target,” katanya.

Penulis: WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *