Wirausaha Petshop Rugi Besar Karena Pandemi
Serang, -Berbisnis saat pandemi memang harus siap dengan segala kemungkinan yang ada, karena tak jarang banyak wirausaha yang gulung tikar. Pandemi COVID-19 juga berdampak pada sektor perekonomian, toko yang berada di daerah taman sari kec Serang kota serang provinsi Banten, A.Y petshop pun merasakan hal ini.
Terlebih memelihara hewan peliharaan hanya sekedar hiburan, bukan kebutuhan yang terus dibeli setiap harinya. Cecep Mulyadi pemilik A.Y petshop mengatakan bahwa pembeli saat pandemi menurun drastis, “saat ini menurun banget pembeli dibanding dulu sekitar 70 persen,” tuturnya kepada Bantenstory, Rabu (08/09/21).
Untuk menghindari kerugian ketika Pandemi pemilik A.Y petshop melakukan sistem jual cepat walaupun untung yang dihasilkan tidak sebesar dulu. Jika kamu penggemar burung, disini juga ada burung murai yang harganya bisa mencapai 1 juta rupiah.
Ia mengatakan bahwa pembeli biasanya ramai ketika hari weekend atau ketika tanggal merah, jika kamu ingin punya hewan peliharaan yang mudah perawatannya kamu bisa memilih hamster. Kamu hanya perlu mengganti serbuk dan memberi makan 2 kali sehari, harganya pun tidak menguras kantong hanya sekitar 15k rupiah.
Disana juga terlihat salah satu pembeli yang sedang membeli kelinci, “Saya udah ketiga kalinya kesini sambil mau nganter anak beli kelinci karena disini harganya cukup standar dan lengkap peralatannya”pungkasnya.
Toko yang sudah memiliki 2 cabang selama 3 tahun ini menyediakan berbagai hewan peliharaan seperti kucing, kelinci, hamster, landak, marmut dan burung. Selain hewan peliharaan juga menyediakan media penunjang lainnya seperti pakan dan kandang.
Penulis: Devita Anggraini

