Arus Lalu Lintas Menuju Pelabuhan Merak Macet Parah, Sempat Stuck
Serang, – Arus lalu lintas dari Jakarta menuju Pelabuhan Merak mengalami lonjakan signifikan sehingga terjadi kepadatan. Antrean kendaraan di Gerbang Tol Merak sempat terjadi hingga 6 kilometer.
Kemacetan parah dampak panjang antrean didalam di dalam tol Tangerang-Merak pukul 03.27 WIB sampai dengan KM 93, namun pukul 04.30 WIB mulai menyusut ke KM 96. Saat antrean masih terjadi di gerbang tol Merak dan Cikuasa Atas.
“Terjadi antrian panjang di pelabuhan ASDP Merak, yang mengakibatkan ekor antrian kendaraan sampai memasuki tol Merak,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR PT Marga Mandala Sakti Uswatun Hasanah mengatakan, Kamis (28/4/2022).
1. Dilakukan pengalihan Keluar tol Serang Barat
Uswatun mengatakan, akibat antrean panjang dilakukan diskresi pengaturan arus lalin oleh kepolisian. Kendaraan dari arah Jakarta menuju Pelabuhan Merak sudah dialihkan untuk keluar di Gerbang Tol Serang Barat.
“Imbauan kepada pengguna jalan yg menuju ke Merak agar dapat memanfaatkan rest Area km 68 A. Atau memilih rute alt keluar ke GT Ciltim atau serbar untuk tujuan diluar ke pelabuhan Merak,” katanya.
2. Sempat tidak ada pergerakan di gerbang tol Merak
Dia menjelaskan, kondisi lalu lintas sempat mengalami stuck atau tidak ada pergerakan di Gerbang Tol Merak, namun kemacetan sudah berangasur mulai terurai. Hingga saat ini masih dilakukan buka tutup “kran” arus kendaraan dr GT Cikupa dan Merak.
“Volume kendaraan pada periode II dan III kemarin yang keluar dari GT Merak fluktuatif di 700-900 kendaraan per jam. Cenderung meningkat dr rata-rata trafik normal per jam di GT Merak,” katanya.
3. Derasnya lalin dari Jakarta tak sebanding dengan aktivitas kapal
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga mengatakan, sejak pukul 02:00 WIB tadi situasi lalin di tol Merak cukup padat hingga pola pengaturan lalu lintas masuk dalam situasi merah.
Sehingga rekayasa lalu lintas tidak hanya dilakukan dengan buka tutup kendaraan di Cikuasa Atas namun juga dengan pengalihan kendaraan untuk exit di pintu tol Cilegon Barat dan Cilegon timur, memberdayakan fungsi jalan arteri.
Dijelaskan Shinto, kondisi derasnya arus lalin dari Jakarta tidak sebanding dengan aktivitas kapal yang melayani penyeberangan, tercatat sesuai data pada Rabu (26/04) pukul 08.00 WIB hingga Kamis (27/04) pukul 08.00 WIB hanya 34 kapal yang beroperasi dengan 110 trip, mengangkut 83.424 penumpang.
Polda Banten terus berkoordinasi dengan ASDP untuk dapat mengoperasionalkan maksimal armada kapal sesuai dengan yang telah disampaikan sebelumnya.
“Kondisi kepadatan arus lalin di pintu tol Merak saat ini terpantau tinggal 300 m,” katanya.
Penulis:WR

