News

Pasar Blok F Melakukan Pengawasan Bahan Pangan Dari Zat Yang Berbahaya

Cilegon – Untuk memastikan bahwa bahan makanan dan obat dari zat-zat yang berbahaya pasar Blok F melakukan pengawasan terhadap seluruh bahan pangan hingga sampai pada tangan konsumen.

Dilakukannya pengawasan bahan makanan ini untuk menghindari makanan dari bahan berbahaya yang tidak baik untuk kesehatan.
(30/06/2022).

Dani Rachmat sebagai kepala UPTD pasar Blok F mengatakan pengawasan ini dilakukan oleh staf UPTD langsung, karena pasar Blok F ini menjadi pasar intervensi atas pengawasan bahan makanan.

“Pengawasan ini dilakukan oleh staf UPTD langsung, mereka mendapatkan pelatihan dan pendidikan dari BPOM secara langsung karena memang pasar Blok F ini menjadi pasar intervensi BPOM atas pengawasan makanan,” ujar Dani Rachmat kepada wartawan.

Dirinya juga mengatakan tujuan ini dilakukan untuk memberikan rasa keamanan kepada para pembeli yang berbelanja kebutuhan pangan sehari-hari.

“Tujuannya untuk memberikan rasa aman kepada pembeli dari zat-zat berbahaya seperti formalin, boraks, pewarna tekstil dan zat-zat berbahaya lainnya yang dapat merusak kesehatan,” kata Dani.

Siti Rogayah sebagai Kasubag rumah tangga mengatakan, Dengan ditunjuknya pasar Blok F sebagai pasar intervensi dan menugaskan petugas pasar Blok F untuk uji mandiri terhadap bahan berbahaya agar lebih memudahkan konsumen untuk mempercepat uji keamanan bahan pangan.

“Dengan ditunjuknya pasar Blok F sebagai pasar intervensi untuk mempermudah konsumen bahwa bahan pangan yang di jual di pasar Blok F itu aman sehingga konsumen tidak perlu menanyakan uji keamanan kepada BPOM bahwa bahan pangan yang di jual di pasar Blok F ini aman,” ujar Siti Rogayah

Lanjut, dari 10 makanan yang kami sempling dari berbagai makanan yaitu minuman serbuk, ikan basah, ayam, dan lainnya hanya 1 makanan yang mengandung zat berbahaya yaitu kerupuk gendar yang mengandung zat berbahaya,

“Dari 10 Sempel yang kami uji semuanya aman hanya 1 makanan yang mengandung zat berbahaya yaitu kerupuk gendar yang berasal dari Jawa,” ungkapnya.

Penulis : Ivan Nuryadi

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *