News

Banten Canangkan Gerakan Melawan Osteoporosis

Serang, – Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan sebanyak 3,6 juta orang di Indonesia menderita osteoporosis atau penyakit tulang keropos. Penyakit yang dikenal tersembunyi yang bisa mengakibatkan fatal terhadap kesehatan.

“Oleh karenanya masyarakat saya himbau untuk menggiatkan pola hidup sehat salah satunya senam,” kata Al Muktabar dalam kegiatan Pencanangan Gerakan Banten Melawan Osteoporosis yang digagas Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) di Lapangan Setda Banten, Jumat (26/8/2022).

Al Muktabar mengajak warga membiasakan diri hidup sehat dengan olah raga, tidur cukup, dan pola makan yang bergizi. Hal ini mengingat 1 dari 3 perempuan di atas usia 40 tahun diperkirakan rentan terserang osteoporosis

“Kalau laki-laki satu berbanding lima. Ini keadaan nyata kesehatan tulang itu penting,” katanya.

Dia memaparkan, berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia atau WHO, 50 persen kejadian patah tulang panggul bisa menyebabkan kecacatan seumur hidup hingga meningkatkan angka kematian.

“Jika rajin merawat tulang maka kita bisa melakukan aktivitas membuat nilai ekonomi bisa bekerja dengan baik,” katanya.

Ketua Umum Perwatusi, Anita A. Hutagalung menyampaikan, pihaknya ingin mengubah mindset bahwa osteoporosis bukanlah untuk orang tua saja, tapi dari muda harus digaungkan sebab kaula muda pun berpotenai menderita penyakit tulang.

Kedepan, kata dia, Perwatusi akan terjun ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman dan pencegahan sejak dini.

“Harus kita cegah mulai ibu hamil perhatian kalsiumnya dari anak-anak dan tentu berolahraga,” katanya.

Gerakan Daerah Melawan Osteoporosis ini merupakan sebuah program berkelanjutan yang diawali pencanangan Gerakan Nasional Melawan Osteoporosis oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin beberapa waktu lalu.

“Kami meneruskan yang sudah dicanangkan Wapres kita gaungkan daerah melawan osteoporosis,” katanya.

Penulis:WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *