News

Kerugian Negara Kasus Kredit Macet PT HMN di Bank Banten Capai Rp186 Miliar

Serang – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten mengungkap, dugaan kerugian negara dalam kasus korupsi pemberian kredit modal kerja dan kredit investasi Bank Banten ke PT HNM mencapai Rp186 miliar.

Kajati Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, jumlah kerugian kasus kredit macet Bank Banten berdasarkan hasil laporan auditor independen tentang pelaksanaan audit investigatif penghitungan kerugian keuangan negara.

“Disimpulkan telah terjadi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya sebesar Rp. 186.555.171.975,95,” kata Leo kepada wartawan, Jumat (2/9/2022).

Leo menjelaskan, membengkaknya kerugian negara dalam kasus kredit macet pemberian kredit modal kerja dan kredit investasi Bank Banten ke PT HNM meliputi jumlah kerugian keuangan negara denda tunggakan pokok dan bunga kredit modal kerja 1 sampai dengan 4 dari nilai pinjaman Rp65 miliar PT HMN pada 2017.

“Ditambah kerugian keuangan negara jumlah sisa tagihan pokok, denda tunggakan pokok dan bunga kredit investasi,” katanya.

Selanjutnya, kata Leo, pihaknya akan segera merampungkan berkas perkara untuk dilakukan penelitian secara formil dan materiil oleh Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar perkara ini segera masuk dalam persidangan.

Diketahui, Kejati Banten baru menetapkan dua tersangka yakni Satyavadin Djojosubroto (SDJ) mantan Vice Precident Bank Banten dan Rasyid Samsudin (RS) selaku Direktur PT. HNM.

“Kita akan menentukan sikap apakah sudah mendapat P21 atau tidak,” katanya.

Dia menegaskan, mengingat besarnya kerugian negara dalam kasus tersebut, tim penyidik akan terus menelusuri aset dan keuangan para tersangka serta melalukan penyitaan guna memulihkan kerugian negara.

“Tim penyidik juga sedang melakukan pengumpulan alat bukti dalam upaya penerapan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),” katanya.

Sebelumnya Kejati Banten telah menyita lima aset berupa lahan dan rumah milik istri Rasyid Samsudin (RS) selaku Direktur PT. HNM.

Penulis:WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *