Dindik Banten Akan Bangun Ruang Kelas Baru di Sekolah SMA Yang Alami Overload
Serang, – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Tabrani akan membangun ruang kelas baru (RKB) di sekolah SMA/SMK negeri yang mengalami over kapasitas. Hal ini disampaikan oleh Tabrani saat melakukan sidak di SMKN Kota Serang, Kamis (6/10/2022).
“Yang membutuhkan RKB tergantung kepada sekolah yang mengajukan saya respon secara bertahap,” kata Tabrani.
Saat sidak Tabrani, sempat berbincang-bincang dengan siswa-siswa jurusan akuntansi yang belajar di kelas darurat yang seadanya. Ruang tersebut sebetulnya adalah bagian dari bangunan musala sekolah.
Dari pantauan di lokasi kondisi kelas darurat itu jauh dari kata layak untuk proses belajar-mengajar, ruangan itu dengan kondisi seadanya. Bahkan kerangka baja yang menopang atap tampak begitu mencolok terlihat karena tanpa penutup.
Dia menyampaikan, satu rombel itu akan mengisi bangunan kelas yang saat ini tengah dibangun oleh pihak sekolah dari sumbangan orang tua siswa. “Mudah-mudahan cepet selesai dan anak anak cepat pindah kesana,” katanya.
Tabrani mempermasalahkan terkait adanya pembangunan ruang kelas dari orang tua siswa. Dia mengklaim, bahwa sumbangan diperbolehkan selama tidak ada paksaan dari pihak sekolah.
“Membangun pribadi sepanjang dia ikhlas itu kan namanya sumbangan masyarakat asal jangan ada embel-embel biarin aja kalau ikhlas mah,” katanya.
Untuk diketahui sebelumnya, SMKN 5 Kota Serang salah satu sekolah di Banten yang mengalami over kapasitas. Berdasarkan data Dapodik Kemendikbud RI saat pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMKN 5 Kota Serang menerima sebanyak 560 siswa sehingga mengalami kelebihan 92 siswa.
“Semua sekolah sedang perencanaan penambahan RKB secara bertahap di zaman saya, ini kan baru tahun kedua,” katanya.
Penulis:WR

