Pemberitaan Penyakit Gatal oleh Media Beberapa Hari yang Lalu di Kalapas Ambarawa, Tidak Benar
Beberapa waktu lalu Adanya pemberitaan dengan penyakit gatal yang diderita oleh WBP (warga binaan pemasyarakatan)
Langsung tanggap dari Tim Direktorat Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi memonitoring dan evaluasi terhadap pemberitaan krisis yang ramai di media nasional.
Tim Direktorat Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi dan Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah Divisi Pemasyarakatan melakukan klarifikasi terhadap pemberitaan krisis oleh media beberapa hari yang lalu jelas Kalapas Ambarawa Agus Heryanto.
Selanjutnya Agus Heryanto menambahkan Dari hasil monitoring dan evaluasi terjadi ketidaksesuaian antara data dan fakta di Lapas Ambarawa dengan pemberitaan media yang telah beredar beberapa hari yang lalu setelah dilakukan klarifikasi terhadap Nakes Lapas Ambarawa yang melaksanakan Bakti Sosial bersama Yayasan HTE Semarang
Tim Direktorat Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Masri Efendi menyampaikan setelah dilakukan monitoring dan evaluasi di Lapas Ambarawa didapatkan data dan fakta yang dapat dipertanggung jawabkan serta terdapat laporan secara terperinci terhadap kegiatan Bakti Sosial oleh Lapas Ambarawa dan Yayasan HTE Semarang serta tidak adanya penyakit gatal sebanyak yang di beritakan jelasnya.
Lapas Ambarawa sudah melakukan secara maksimal terkait pelayanan kesehatan bagi warga binaan dan tetap untuk dipertahankan dan ditingkat guna peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan sesuai dengan SOP dan tetap semangat pesan Masri Efendi pungkasnya.

