Disnakertrans Kabupaten Serang Gencar Fasilitasi Pelatihan Keterampilan
SERANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang terus memfasilitasi berbagai pelatihan untuk meningkatkan skill masyarakat sehingga mereka siap menghadapi dunia kerja. Selain itu, pelatihan juga untuk menciptakan kemampuan warga dalam berwirausaha.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang Diana Ardhianty Utami, S.H., M.M. mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang sendiri telah mengukuhkan program Skill Development Center (SDC) dan melaunching berbagai kegiatan pelatihan yang dimulai di Kecamatan Kramatwatu yakni pelatihan kecantikan.
“Program SDC merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) serta sebagai upaya untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Serang dengan melibatkan berbagai pihak dengan konsep pembangunan pentahelix,” ujar Diana, belum lama ini.
Lalu lanjutnya, terdapat pelatihan barista, pelatihan kelistrikan dan pelatihan service AC serta pelatihan pembuatan telur asin dan ikan asin di Kecamatan Cinangka yang ditawarkan oleh Dinas Perikanan (Diskan).
“Untuk pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) nya, kita kerja sama dengan Himpunan Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia (Hipmikimdo),” ucapnya.
Kemudian, Disnakertrans Kabupaten Serang pun mendapat program pelatihan dari sekolah penerbangan dengan sasaran peserta 200 orang guna kegiatan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), listrik, service AC dan pelatihan antisipasi kebakaran.
“Terus, oleh perusahaan-perusahaan juga sudah berjalan seperti PT Inti Everspring Indonesia di Puloampel yang mengirimkan 16 warga sekitar untuk dilatih di Balai Latihan Kerja (BLK),” tuturnya.
Dia mengungkapkan, berikutnya Disnakertrans Kabupaten Serang memberikan pelatihan menjahit pada kegiatan Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) di Desa Dahu dan Desa Mongpok, Kecamatan Cikeusal dengan jumah peserta 32 orang.
“Kita mensupport kegiatan P2WKSS setiap tahun. Tahun kemarin di Kecamatan Ciruas dan Alhamdulillah di sana sudah ada yang mengontrak peserta yang kita latih untuk menjahit baju seragam kerja,” paparnya.
Sedangkan untuk serapan tenaga kerja dari Januari sampai dengan Juni 2023 sudah mencapai 4.553 orang dari total pencari kerja yang membuat kartu kuning sebanyak 6.503 orang atau mencapai 70,1 persen.
“Pencari kerja laki-lakinya 3.480 orang dan perempuannya 3.023 orang. Sedangkan untuk serapan tenaga kerja laki-laki 2.627 orang dan perempuannya 1.926 orang,” tutupnya.(adv)

