HeadlineHukrimNews

Oknum Anggota Polda Banten Hajar Dan Injak Warga Hingga Tewas

Serang, – Kapolres Cilegon AKBP Kemas Indra Natanegara membeberkan penyebab tewasnya Welimi Teiwiland Mandiangan akibat dikeroyok oleh oknum anggota Polairud Polda Banten berinisial JS dan seorang warga sipil berinisial BA di sebuah cafe di Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten.

Disampaikan Kemas, dari hasil visum, diketahui korban luka serius di bagian kepala dan wajah karena dihajar menggunakan tangan kosong hingga diinjak-injak oleh tersangka JS dan BA.

“Hasil visum itu ada memar di kepala, kemudian wajah. Kemudian juga tidak ada benda tumpul hasil pemeriksaan, tapi pakai tangan, pakai kaki,” kata Kemas, Selasa (5/11/2024).

Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya masih terus melengkapi berkas perkara tersangka JS dan BA untuk dilimpahkan ke kejaksaan agar proses persidangan terhadap keduanya bisa digelar.

“Untuk kasus sudah kita limpahkan ke kejaksaan, kemudian ada petunjuk-petunjuk dari jaksa yang perlu kita lengkapi,” katanya.

Kemas mengaku, pihaknya memindahkan proses penahanan terhadap tersangka JS dan BA dari Polres Cilegon ke Polda Banten lantaran salah satu tersangka merupakan anggota Polri.

Meski begitu, lanjut Kemas, proses penanganan perkara hukum tersangka JS dan BA masih berada dalam kewenangan penyidik Satreskrim Polres Cilegon.

“Kita lakukan penahanan di Polda Banten karena ini atensi kasus menonjol, apalagi melibatkan aparat hukun dalam hal ini Polri, kita tidak mau underestimate,” katanya.

Penulis:WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *