Usai Wakilnya Singgung ‘Wartawan Bodrek’, Kini Wali Kota Serang Sebut Wartawan ‘Bego’
Serang, – Dunia jurnalistik di Kota Serang kembali diguncang oleh pernyataan kontroversial pejabat publik. Setelah sebelumnya Wakil Wali Kota Serang, Agis Nur Aulia, menjadi sorotan karena menyebut istilah “wartawan bodrek”, kini giliran Wali Kota Serang Budi Rustandi yang diduga melontarkan ucapan tak pantas kepada wartawan saat sesi wawancara.
Insiden tersebut terjadi pada Senin (4/8/2025) di halaman Kantor Wali Kota Serang. Berdasarkan rekaman audio yang beredar di kalangan wartawan, Budi tampak merespons dengan nada tinggi saat ditanya soal nasib tenaga honorer non-database yang terdampak kebijakan penghapusan honorer secara nasional.
Awalnya, Wali Kota dari Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa Pemkot Serang tidak dapat menambahkan nama ke dalam sistem honorer karena data telah dikunci secara nasional sejak 2022, sebelum ia menjabat.
“Nggak boleh ada penambahan honorer, kan sudah dikunci di BKN (Badan Kepegawaian Negara). Saya hanya mengikuti aturan saja,” ujar Budi.
Namun ketika dimintai klarifikasi lebih lanjut mengenai jumlah tenaga honorer non-database yang masih bekerja di lingkungan Pemkot Serang, Budi menjawab dengan kalimat yang memicu kontroversi.
“Ya lo tanya ke BKD (Badan Kepegawaian Daerah). Bego amat sih,” ucap Budi kepada wartawan di lokasi.
Ucapan tersebut sontak menuai reaksi dari kalangan jurnalis. Beberapa wartawan yang hadir mengaku kecewa atas pernyataan yang dianggap merendahkan profesi mereka. Insiden ini pun menjadi sorotan publik karena menyusul pernyataan sebelumnya dari Wakil Wali Kota Agis, yang beberapa waktu lalu sempat menyebut istilah “wartawan bodrek” dalam kegiatan lain.
Penulis:WR

