HeadlineNews

Pemprov Banten Pangkas Dana BPJS PBI Untuk Warga Miskin Rp19 M

Serang, – Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memangkas atau melakukan efisiensi anggaran BPJS Kesehatan untuk warga miskin penerima bantuan iuran (PBI) sebesar Rp19 miliar menuai kritik dari kalangan legislatif. Anggota Komisi V DPRD Banten, Muhsinin, menilai langkah itu tidak tepat karena berpotensi mengurangi hak masyarakat miskin atas layanan kesehatan.

“Harusnya yang diefisiensi itu di dinas-dinas yang tidak ada kepentingan langsung dengan masyarakat. Kalau PBI dipangkas, dampaknya besar,” kata Muhsinin, Selasa (16/9/2025).

Politisi Golkar itu mengaku mendapat laporan dari BPJS Kesehatan bahwa sudah ada warga miskin di Banten yang kesulitan berobat akibat kepesertaan bermasalah. “Dana Rp19 miliar itu kan untuk masyarakat miskin, bukan untuk kita. Banyak yang berobat ke RS Banten akhirnya pulang lagi karena BPJS-nya tidak bisa dipakai,” ujarnya.

Ia bahkan membandingkan kebijakan era Gubernur Andra Soni dengan pendahulunya, Wahidin Halim. Menurutnya, di masa Wahidin, masyarakat miskin cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan layanan kesehatan. “Harusnya bisa mencakup satu juta jiwa. Sekarang hanya 500 ribu, bayangin 50 persen dikurangi,” tegasnya.

Muhsinin juga mengingatkan, pemangkasan ini berpotensi membebani pemerintah kabupaten/kota dengan fiskal lemah, seperti di Lebak dan Pandeglang. “Kalau saya tidak ada beban, walau dipotong partai, saya tetap memperjuangkan kepentingan rakyat. Ini komitmen saya sebagai wakil rakyat,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Banten, Rina Dewiyanti, memastikan efisiensi Rp19 miliar tersebut sudah diperhitungkan dan tidak akan mengurangi jumlah penerima PBI. “Dengan efisiensi Rp19 miliar itu, kita masih bisa cover UHC. Tidak ada penurunan, insyaallah tidak ada masalah,” katanya, Rabu (17/9/2025).

Rina menjelaskan, Gubernur Banten telah mewajibkan kabupaten/kota ikut menanggung beban pembiayaan iuran PBI melalui APBD Perubahan masing-masing. “Sudah masuk perubahan APBD, jadi aman untuk tiga bulan ke depan,” jelasnya.

Penulis:WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *