HeadlineOlahraga

Publik Geram! #ErickThohirOut dan #KluivertOut Trending Setelah Timnas Tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bantenstory- Kegagalan Tim Nasional (Timnas) Indonesia melangkah ke putaran berikutnya kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia memicu gelombang kekecewaan besar di dunia maya. Setelah kalah 3-2 dari Arab Saudi dan 1-0 dari Irak, media sosial langsung diramaikan oleh dua tagar panas: #ErickThohirOut dan #KluivertOut.

Tagar tersebut menempati jajaran trending topic X (Twitter) dan Instagram sejak Minggu (12/10/2025) malam. Warganet menumpahkan kekesalan terhadap Ketua Umum PSSI Erick Thohir serta Pelatih Kepala Patrick Kluivert, yang dianggap gagal membawa Timnas tampil maksimal di laga-laga penentuan.

Banyak netizen menilai strategi Kluivert tak efektif menghadapi tekanan lawan, meski Indonesia sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit saat melawan Arab Saudi.

“Main bagus tapi tanpa hasil. Kluivert gagal membaca permainan, dan tak ada perubahan taktik yang berarti,” tulis akun @bolaindonesia di X.

Sementara itu, Erick Thohir turut menjadi sasaran kritik tajam. Sebagian pengguna menilai visi besar PSSI di bawah kepemimpinannya belum menunjukkan hasil nyata di lapangan.

“Erick janji bawa sepak bola Indonesia naik kelas, tapi hasilnya tetap sama. Publik butuh tindakan nyata, bukan janji,” tulis akun lain.

Meski kritik membanjir, sejumlah suporter menyerukan agar evaluasi dilakukan secara profesional tanpa harus menjatuhkan individu. Mereka menilai Timnas masih dalam proses transisi dan pembentukan karakter permainan di bawah pelatih baru.

Kekalahan 3-2 dari Arab Saudi dan 1-0 dari Irak membuat Indonesia finis di posisi bawah grup dan dipastikan gagal melaju ke fase selanjutnya dalam perebutan tiket menuju Piala Dunia 2026. Harapan besar publik pun kembali pupus, setelah euforia kebangkitan sepak bola nasional sempat membuncah dalam beberapa tahun terakhir.

Hingga Minggu malam, tagar #ErickThohirOut dan #KluivertOut masih bertahan di peringkat teratas trending topic nasional, menjadi simbol kekecewaan besar masyarakat terhadap nasib sepak bola Indonesia.

Editor:GBK

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *