NewsOlahraga

Hari Kelima Porkot IV Serang 2025, Persaingan Papan Atas Klasemen Sementara Memanas

SERANG – Persaingan papan atas klasemen sementara di ajang Pekan Olahraga Kota (Porkot) IV Serang Tahun 2025 memanas. Terbukti, pada hari kelima pelaksanaan Rabu (29/10/2025), kedua kecamatan yakni Kecamatan Taktakan dan Kecamatan Serang saling sikut.

Ya, Kecamatan Taktakan dan Kecamatan Serang berebut puncak klasemen sementara. Namun, Kecamatan Taktakan unggul lantaran memiliki medali perak lebih banyak.

Di hari kelima, Kecamatan Taktakan di atas dengan torehan 13 medali emas, 12 medali perak dan 13 medali perunggu. Sedangkan Kecamatan Serang yang sehari sebelumnya berada ditempat ketiga, sukses merebut posisi kedua dengan koleksi 13 medali emas, empat medali perak dan 11 medali perunggu.

Klasemen ketiga sementara jadi miliki Kecamatan Walantaka yang melorot satu strip dengan capaian 11 medali emas, 13 medali perak dan 12 medali perunggu.

Sekretaris Koordinator Kecamatan Taktakan, Yuniansyah mengatakan, kemarin kontingen Kecamatan Taktakan hanya mampu meraih tambahan satu medali emas, lima medali perak dan enam medali perunggu.

“Tapi kami tidak gusar. Tenang, Insya Allah akan ada tambahan medali lagi. Masih ada beberapa cabang olahraga (cabor) yang jadi lumbung kita masih bermain. Sebut saja atletik, sepakbola dan muaythai, pasti akan dapat medali emas lagi,” papar Yuniansyah, ketiga dihubungi melaluoi telepon genggam.

Untuk itu, ia meminta kepada seluruh atlet yang masih berlaga untuk terus mengobarkan semangat perjuangan. “Buktikan bila Kecamatan taktakan mampu berbicara banyak. Target kita adalah Juara Umum di Porkot IV Serang Tahun 2025,” tekadnya.

Sementara Ketua Umum KONI Kota Serang, edy Irianto kagum dengan persaingan antar kecamatan setiap harinya semakin ketat. Menandakan, mereka melakukan persiapan dengan matang di pesta olahraga terbesar di Kota Serang tersebut.

“Ayo, berlomba dengan penuh semangat dan tentu saja menjunjung tinggi sportivitas yah. Sekali lagi kami ingatkan, jangan karena ingin meraih kemenangan sampai menghalalkan segala cara. Itu bukan ciri patriot olahraga sejati,” tegasnya.

 

Penulis:NM

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *