KONI Banten Serahkan SK Penetapan Cabor Porprov VII/2026 Banten
TANGSEL – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten Agus Rasyid menyerahkan Surat Keputusan (SK) penetapan Cabang Olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII/2026 Banten di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
SK diberikan kepada Ketua Panitia Besar (PB) Porprov VII Banten, Pilar Saga Ichsan di Aula Blandongan, Pusat Pemerintah Kota (Puspemkot) Tangsel, Kamis (30/4/2026).
Ketua KONI Banten, Agus Rasyid menyatakan sebanyak 58 cabor akan dilombakan pada pesta olahraga terbesar di Banten tersebut, yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 ini.
lima puluh delapan cabor itu adalah cricket, angkat besi, panahan, bridge, woodball, bulutangkis, e-sport, menembak, squash, bola basket, tarung derajat, taekwondo, dayung, petanque, gateball, renang, atletik, panjat tebing, catur, billiard, drumband, bermotor, arung jeram, muaythai, tinju, sepatu roda, softball, karate, pencak silat, bola voli, tenis meja, hoki, gulat, sepakbola, judo, golf, dancesport, pickleball, pentathlon, selancar ombak, rugby, barongsai, selam, bowling, floor ball, futsal, jujitsu, anggar, binaraga, sambo, sepak takraw, IBCA-MMA, kurash, sepeda, angkat berat, bola tangan dan wushu.
Jumlah tersebut lebih banyak dari usulan yang diajukan PB Porprov, yakni sebanyak 52 cabor. Angka ini juga jauh lebih banyak dibandingkan Porprov VI/2022 Banten di Kota Tangerang yang menggelar 47 cabor.
Ketua KONI Banten, Agus Rasyid menilai, Kota Tangsel, sudah siap sebagai tuan rumah Porprov VII/2026. Ia pun menegaskan bahwa proses penentuan lokasi hingga kesiapan venue telah melalui kajian panjang dan verifikasi menyeluruh.
“Kalau saya lihat, Kota Tangsel sudah siap, baik dari sisi penyelenggaraan maupun venue. Apalagi proses sampai sekarang bukan instan, tetapi hasil kajian yang sudah diverifikasi. Bahkan dari sisi prestasi, para atlet sudah siap bertanding,” ujarnya.
Ia menyampaikan, dari sisi pendanaan, KONI Banten telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 7,5 miliar yang nantinya akan disinkronkan penggunaannya bersama struktur panitia, termasuk Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC).
Sementara Ketua PB Porprov VII/2026 Banten, Pilar Saga Ichsan mengungkapkan, Pemkot Tangsel telah mengalokasikan dana hibah sebesar Rp 50 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi pembinaan olahraga, operasional KONI daerah serta kebutuhan penyelenggaraan Porprov VII/2026 Banten.
“Kami akan memaksimalkan anggaran yang ada. Namun, dengan jumlah cabor yang cukup banyak, kami akan melakukan perhitungan ulang guna memastikan kebutuhan anggaran, termasuk peralatan, persiapan atlet hingga perangkat pertandingan,” jelas Pilar.
Dirinya menambahkan, aspek venue pun menjadi perhatian penting. Standar yang diterapkan oleh KONI Provinsi Banten menjadi acuan utama dalam menentukan kelayakan fasilitas pertandingan.
Tidak hanya mengandalkan fasilitas pemerintah, panitia membuka peluang penggunaan venue milik swasta, kampus, sekolah, hingga institusi seperti TNI dan perusahaan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Porprov VII/2026 Banten akan diawali dengan agenda kick-off pada 3 Mei 2026. Panitia telah menyiapkan berbagai elemen identitas ajang, seperti jingle, maskot dan logo, guna memperkuat promosi dan semangat kebersamaan menjelang pelaksanaan.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Porprov VII/ 2026 Banten diharapkan tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.(ADV)

