Resmi Dilantik Gubernur, Karang Taruna Banten Siap Jadi Garda Terdepan Pemberdayaan Pemuda
SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni resmi melantik Pengurus Provinsi Karang Taruna Banten masa bakti 2026-2030 di Aula Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (20/8/2026).
Usai dikukuhkan, Karang Taruna Banten di bawah kepemimpinan Yudi Budi Wibowo berkomitmen memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten. Organisasi kepemudaan tersebut siap membantu pemerintah menjalankan program pembangunan, khususnya di bidang pemberdayaan pemuda dan sosial kemasyarakatan.
Ketua Karang Taruna Banten, Yudi Budi Wibowo, mengatakan Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai organisasi kepemudaan yang bergerak membantu pemerintah dalam bidang sosial dan pemberdayaan pemuda.
“Setelah dikukuhkan ini, kami akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk menyelesaikan target-target pemerintah provinsi, baik yang ada di RPJMD, visi misi dan lainnya,” kata Yudi.
Menurut dia, program kerja Karang Taruna akan difokuskan pada bidang yang memang menjadi ruang gerak organisasi, terutama pemberdayaan pemuda dan sosial kemasyarakatan.
“Memang sejatinya Karang Taruna dibentuk untuk membantu pemerintah dalam bidang sosial dan kepemudaan. Tentunya nanti akan kami pilah mana yang masuk ranah Karang Taruna,” ujarnya.
Yudi mengatakan langkah pertama setelah pelantikan adalah menggelar rapat kerja untuk menyusun program strategis organisasi.
Koordinasi juga akan diperkuat hingga tingkat kabupaten/kota, kecamatan, maupun kelurahan. Menurutnya, selama ini Karang Taruna di berbagai daerah sudah aktif menjalankan kegiatan sosial dan kepemudaan, termasuk dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Kita akan mencoba berkoordinasi dengan teman-teman di kota/kabupaten, kecamatan maupun kelurahan. Hari ini tanpa kita komando semua Karang Taruna bekerja di HUT RI,” katanya.
Ke depan, koordinasi tersebut akan dirapikan agar seluruh program dapat berjalan lebih terarah dan memiliki target yang jelas.
“Setelah ini kita akan rapikan koordinasi, kita terus terkoordinasi dengan baik sehingga program-program ke depan bisa kita jalankan melalui rapat kerja,” sambung Yudi.
Yudi juga menegaskan Karang Taruna Banten tidak ingin menjadi organisasi yang eksklusif. Sebaliknya, organisasi tersebut akan dibangun agar lebih inklusif dan mampu melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Tak hanya itu, Karang Taruna Banten juga didorong untuk mandiri secara finansial. Organisasi tidak akan menjadikan hibah pemerintah sebagai satu-satunya sumber pembiayaan kegiatan.
“Kita tidak akan bertumpu pada hibah. Kita harus mandiri secara finansial melalui unit usaha produktif dan kreativitas pemuda,” tegasnya.
Menurut Yudi, kerja sama dengan pihak swasta maupun pihak lain tetap terbuka. Namun, hal tersebut bukan menjadi tujuan utama organisasi.
“Kerja sama dengan pihak swasta atau lainnya akan berjalan seiring. Bukan menjadi satu target, tapi berjalan saja,” katanya.
Yudi memastikan Karang Taruna Banten siap mendukung program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah.
Dukungan tersebut, kata dia, akan diwujudkan melalui peran aktif Karang Taruna dalam menjalankan program sosial dan pemberdayaan pemuda di tengah masyarakat.
“Pasti itu, karena anak kandung pemerintah. Mau tidak mau kita mendukung penuh program Pak Gubernur untuk menjalankan dan menyelesaikan visi misi serta rencana pembangunan jangka menengah maupun jangka panjang daerah,” katanya.
Penulis:WR

