News

Diskominfosatik Ajak Wisatawan Kunjungi Wisata Alternatif

SERANG – Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Kabupaten Serang memastikan terus memberikan supporting atau dukungan terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait, dalam rangka memajukan dan mengembangkan pariwisata di wilayahnya.

Apalagi Kabupaten Serang memiliki berbagai wisata alternatif selain wisata Anyer-Cinangka yang sudah dikenal luas. Di antara berbagai wisata alternatif tersebut, ada yang masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yakni Desa Wisata Cikolelet dan tembus 75 besar yaitu Desa Wisata Kubang Baros.

Destinasi wisata di Kabupaten Serang yang bisa menjadi alternatif berupa wisata alam, wisata air terjun dan wisata bahari. Untuk wisata alam, Kabupaten Serang memiliki wisata Agro Bukit Waruwangi, Puncak Pilar, Puncak Cibaja di Kecamatan Cinangka dan beberapa wisata alam lainnya.

Kemudian untuk desa wisata air terjun, Kabupaten Serang mempunyai Curug Kotak, Curug Cigumawang dan beberapa curug lainnya. Sedangkan wisata bahari, Kabupaten Serang punya wisata Pulau Tunda di Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa dengan keindahan laut dan terumbu karangnya.

Kabupaten Serang juga memiliki wisata alam lain seperti D’Mangku Farm di Kecamatan Mancak dan wisata buatan yakni wisata Bumi Tirtayasa yang belum lama ini dilaunching langsung oleh Bupati Serang Hj. Ratu Tatu Chasanah, S.E., M.Ak dan terintegrasi dengan wisata ziarah Sultan Ageng Tirtayasa serta wisata Religi Syekh Nawawi Albantani.

Destinasi wisata yang ada di Kabupaten Serang pun sebagian besar sudah didukung dengan homestay, sehingga wisatawan bisa menginap. Lalu ada caffe, ekonomi kreatif (ekraf) serta produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bisa dijadikan oleh-oleh selain wahana permainan yang telah lengkap.

Adapun terkait dengan aksesibilitas, destinasi wisata di Kabupaten Serang mudah untuk dijangkau dengan kondisi infrastruktur Kabupaten Serang yang hampir seluruhnya sudah kondisi mantap. Selain itu, biaya masuk ke wisata alternatif cukup terjangkau seperti di wisata Bumi Tirtayasa yang hanya Rp 5.000.

“Peran kita terkait dengan pengembangan wisata adalah sebagai supporting. Bagaimana peran pentahelix antara pemerintah, pengelola hotel, pengelola wisata dan media sosial bisa terwujud dengan baik,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Informasi Publik (KIP) pada Diskominfosatik Kabupaten Serang, Boyatno, kemarin.

Ia menuturkan, Diskominfosatik Kabupaten Serang bersama dengan OPD terkait, stakeholder terkait, terutama pengelola hotel dan pengelola wisata, bisa bersama-sama membangun kepercayaan agar wisatawan mau datang ke Kabupaten Serang sehingga pariwisata di Kabupaten Serang terus maju dan bekembang.

“Kita juga mendorong pihak hotel dan pengelola wisata terus berinovasi supaya wisatawan semakin penasaran dengan wisata-wisata yang ada di Kabupaten Serang. Terutama wisata alam yang sekarang sudah banyak yang menarik untuk dikunjungi. Kita siap untuk membantu publikasinya,” paparnya.

Boyatno mengungkapkan, pihaknya pun terus berkoordinasi dengan instansi terkait bilamana ditemukan atau didapatkan informasi hoax yang dapat menimbulkan keresahan bagi wisatawan dan merugikan pariwisata di Kabupaten Serang.

“Pada prinsipnya, Diskominfosatik Kabupaten Serang terus bersinergi untuk mengembangkan pariwisata,” pungkasnya.

 

penulis:NM

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *