Pasutri di Serang Dilaporkan Terkait Investasi Bodong, Kerugian Capai 2 Miliar
SERANG – Pasangan Suami Istri di Serang dilaporkan ke Polres Kota Serang terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi dan uang arisan. Pasutri ini mengaku memiliki perusahaan yang bergerak di bidang catering dan pengadaan barang dan jasa.
Para korban melaporkan pasutri berinisial AL dan YS ke Satreskrim Polres Serang Kota, Senin (2/11) malam. Pasutri ini dituding telah menilap dana investasi mencapai Rp 2 miliar dari 20 orang yang berinvestasi. Kerugian ini belum termasuk kerugian arisan yang diikuti oleh para korban.
Elvina (34) salah satu nasabah mengatakan kecurigaan ini muncul saat mereka tidak pernah mendapatkan bagi hasil investasinya semenjak 2019 dan uang sebesar Rp 70 juta miliknya pun tak kunjung kembali.
Dikatakan Elvina, dirinya mulai investasi pada akhir tahun 2018 dengan nilai investasi Rp 10 juta. Ia mendapatkan 10 persen keuntungan bagi hasil dari usaha catering yang dijalankan pelaku. Namun pada akhir investasi kedua dengan nilai investasi Rp 70 juta pelaku tidak ada kabar dan susah dihubungi.
“Kemudian saya transfer lagi, ada 30, 60, 70 juta. Kemudian cuma bayar satu atau dua bulan dan saya lihat gelagat enggak baik. Terahir itu yang 70 juta sama sekali enggak ada pembayaran,” kata Elvina kepada wartawan di Mapolres Serang Kota.
Tak hanya itu, uang arisan miliknya pun dengan setoran sebesar Rp 20 juta perbulan turut ditilip oleh pelaku dengan sistem pengocokan live instagram.
“Saya juga ikut arisan yg adminnya cewek ini, kalau arisan online dikocoknya live IG. Tapi kadang kita ketemu, tapi saya enggak kenal satu sama lain (peserta arisan). Ada yang ikut 100 juta perbulan ada yang 250 ribu seminggu, ada yang 20 juta,” katanya.
Sememtara, Alin (28) korban lainnya mengaku mengalami kerugian Rp 80 juta dari investasi tersebut. Sedangkan dari arisan dia mengikuti paket sebesar Rp 130 juta perbulan, namun uang hasil arisan tak kunjung ia dapatkan dan pelaku tidak ada kabar.
Kalau investasi dia ngomongnya punya usaha, prsentasi gitu, bagi hasil. Tapi saya enggak pernah minta hasil presentasenya gitu. Karena dia minjemnya bulan Agustus 2019, janjinya balikin bulan oktober. Tapi gak ada kabar dan arisan juga gak bayar full,” katanya.
Penulis :WR

