News

Kemenhub Klaim Pelabuhan Merak Siap Angkut Penumpang Saat Libur Natal Dan Tahun Baru

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan fasilitas sarana dan pra sarana di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten sudah siap untuk menghadapi angkutan penyebrangan libur natal dan tahun baru 2020. Sebanyak 69 armada kapal sudah dipersiapkan.

Sektetaris Ditektorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Cucu Mulyana mengatakan, pihaknya akan melakukan bongkar muat lebih cepat dari waktu normal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di Lintasan Penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni dalam menghadapi angkutan Natal dan Tahun Baru 2020.

Strategi ini dilakukan mengingat kondisi Dermaga 4 di Pelabuhan Merak-Bakauheni belum dapat difungsikan karena dalam perbaikan.

“Jadi dermaga 4 diperbaiki. Portime-nya yang dipercepat dari 1 jam menjadi 45 menit. Tentunya dengan port time dipercepat itu akan meningkatkan kapasitas,” ujar Cucu usia rapat koordinasi di Terminal Eksekutif, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Kamis (12/12).

Cucu mengaku, pelayanan dermaga di lintasan Pelabuhan Merak-Bakauheni dengan perbaikan dermaga 4 hanya bisa melayani 6 dermaga. Maka dari itu pada angkutan Nataru, pemerintah melakukan sejumlah strategi bongkar muat penumpang baik pola normal, padat dan sangat padat.

Untuk bongkar muat penumpang di pelabuhan saat kondisi normal, kata dia, biasanya membutuhkan waktu 1 jam dengan pelayanan kapal di setiap dermaga antara 4 sampai 6 kapal. Namun dalam mengantisipasi kepadatan atau lonjakan penumpang maka akan dilakukan penambahan trip kapal.

“Kemudian nanti terjadi lonjakan penumpang situasinya padat, kita dilakukanlah penambahan trip. Dan apibila menjadi sangat padat, port timenya kita percepat yang 1 jam menjadi 45 menit,” paparnya.

Sementara, Direktur Operasi dan Teknik PT ASDP, Lamane menyatakan, pertimbangan percepatan bongkar muat kapal pada Nataru tahun ini dilakukan dengan melihat pola yang dilakukan saat Lebaran lalu. Dalam skema itu nantinya, kata Lamane, kapal yang sandar di Pelabuhan Merak melayani proses muat cepat dan langsung bongkar penumpang di Pelabuhan Bakauheni. Beberapa kapal usai bongkar penumpang, kata dia, langsung kembali ke Pelabuhan Merak tanpa melalui proses muat penumpang di Pelabuhan Bakauheni.

“Jadi kalau nanti ada percepatan, ada 1 atau 2 kapal di dermaga disana akan berangkat kosong. Begitu sebaliknya, sampai disini dia (kapal) langsung muat,” pungkasnya.

Penumpang Dipresiksi Akan Naik 5% Pada Saat Libur Nataru

Lamene mengatakan, pada saat libur nataru diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang sebesar 5% atau 10 ribu penumpang. Sementara untuk angkutan hari biasa hanya 38 ribu penumpang.

“Kita tidak membandibgkan tahun kemarin karena bencana tsunami disekitar sini tapi kita bandingkan tahun sebelumnya 2017 itu diprediksi kita mengalami kenaikan sekitar 5 persen untuk nataru tahun ini,” katanya.

Penulis :WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *