Emak-emak Tukang Sayur Dibunuh-Diperkosa Pemuda di Kandang Sapi
Serang, – Seorang pemuda di Kabupaten Serang, Banten ditangkap Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Serang. Pemuda bernama Aris (26) itu nekat membunuh dan memperkosa MA (43) emak-emak tukang sayur di Jalan Kandang Sapi Kampung Kayu Areng, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.
Akibat berusaha kabur dan melawan petugas, tersangka residivis penganiayaan itu terpaksa dihadiahi timah panas pada kedua betisnya.
Menurut pengakuan tersangka, bermula saat malam kejadian, dia bersama ketujuh temannya sedang pesta minuman keras dari sore hingga malam, Merasa tak cukup, pelaku akhirnya mengajak salah satu temannya untuk mencari tambahan miras.
Setelah tidak mendapatkan miras, pelaku akhirnya memutuskan untuk kembali ke gubuk tengah rawa. Pada saat itu, korban melintas perlahan menggunakan motor karena jalan rusak.
Melihat itu, pelaku langsung berinisiatif mencegat korban yang akan menuju pasar. Pelaku mencekik korban dari motor hingga terjatuh.
Terbakar birahi, pelaku kemudian mencekik korban hingga menghembuskan nafas terakhir. Parahnya jenazah korban diperkosa oleh pelaku.
Residivis kasus penganiayaan itu berhasil diringkus Tim Resmob yang dipimpin langsung Kasatreskrim AKP David Adhi Kusuma, saat bersembunyi di sebuah gubug di Kawasan Langgeng Sahabat tepatnya di Kampung/Desa Julang, Kecamatan Cikande.
Dalam penyergapan, tersangka Aris terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Sebelumnya petugas sempat melepaskan tembakan peringatan namun tidak mengindahkan.
“Alhamdulillah berkat do’a serta dukungan masyarakat, kasus pembunuhan Marsah ini bisa diungkap oleh tim satreskrim dalam waktu yang terbilang singkat dan cepat,” ungkap Kapolres Serang AKBP Mariyono saat gelar ekspose, Jumat (12/2/2021)
Dikatakan Kapolres, dalam penyergapan, Tim Resmob terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dikarenakan tersangka berusaha melawan dengan cara melarikan diri serta tidak mengindahkan tembakan peringatan. Tersangka Aris akhirnya tersungkur setelah timah panas menerjang ke dua kakinya.
“Tersangka terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur karena mencoba melawan dan tidak mengindahkan tembakan peringatan,” tegas Mariyono.
Dari tempat persembunyian pelaku, petugas juga banyak menemukan celana dalam wanita. Untuk barang bukti yang diamankan 1 unit motor Honda Scoopy berikut STNK dan kunci, 1 potong baju daster, BH, korset hitam, celana panjang merah, sepasang sendal slop, 1 buah kerudung, sandal, masker serta 1 tas selempang.
“Menurut pengakuan pelaku mencurinya dan mengumpulkan di tempat persembunyian nya. Kami akan dalami lagi untuk memastikan kondisi psikologis pelaku dan motif pelaku” katanya.
Penulis:WR

