News

Bhabinkamtibmas Ajak Masyarakat Memanfaatkan Lahan Kosong Menjadi Tempat Bercocok Tanam

CILEGON – Anggota kepolisian Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dibawah naungan Polsek Cilegon bersama masyarakat manfaatkan lahan kosong jadi lahan buah melon golden alisha.

Berawal dari curhatan warga yang terkena dampak pandemi Covid-19 menceritakan keluhannya pada Bhabinkamtibmas lantaran tidak ada modal, para petani dan polisi kreatif memanfaatkan lahan kosong jadi lahan cuan.

Diatas lahan kosong seluas sekira 3.500 meter itu ditanami buah melon golden alisha, tepatnya di Lingkungan Tarate Udik RT 04/02, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Cilegon, Banten.

“Jadi awal mulanya kita nanam melon disini karena sebenarnya ada masukan juga dengan para petani dan bhabinkabtimnas dan pada saat itukan ramadhan harga-harga buah pada anjlok. Harga-harga pangan yang lain juga dan keluhan para petani kesulitan,” ujarn Ilham anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cilegon, Jumat (03/06/2022).

“Selanjutnya Babinkamtibmas Polsek Cilegon beserta Kapolsek pada saat itu, kita tuker pendapat sampai akhirnya, bareng-bareng memutuskan untuk pertama kalinya menanam melon jenis Golden Alisha,” ungkapnya.

Ilham juga mengaku penanaman melon golden alisha yang pertama berhasil dilakukan dan membuahkan sebanyak 3.200 buah setara tujuh ton.

“Ini yang kedua kalinya, karena yang pertama Alhamdulillah kita tanem cuma 3.200 buah dan kita dapet diatas 7 ton. Itu merupakan prestasi yang bangga juga kita,” ungkapnya.

Menurutnya antusias petani saat panen, menjadi penyemangat bagi seluruh yang terlibat, baik anggota polisi dan masyarakat.

“Apalagi melihat warga-warga yang disini dan sangat antusias saat kita panen beramai ramai bantuin,” tuturnya.

Dia berharap kedepan para petani mampu mengelola secara mandiri, setelah dibekali ilmu oleh anggota Bhabinkamtibmas.

“Nanti petani-petani disini Wilayah hukum Polsek Cilegon bisa nanam melon sendiri, walaupun kita gak ada. Jadi ilmu-ilmunya semua dikasih tanpa ada yang diumpetin, mereka bisa mandiri mengelolanya,” harapnya.

Penulis : Ivan Nuryadi

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *