HeadlineNews

Pencemaran Sungai Ciujung, Menter LH: Satu Calon Tersangka Dari Perusahaan Besar di Serang

Serang, – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan sudah ada satu orang calon tersangka dalam kasus pencemaran Sungai Ciujung, Kabupaten Serang, Banten.

Ia enggan menyebut identitas calon tersangka tersebut. Namun, ia memastikan calon tersangka itu berasal dari perusahaan besar di Kabupaten Serang.

“Jadi dalam waktu dekat segera (tersangka), insyaallah berdasarkan bukti-bukti yang sudah ada akan dilakukan peningkatan status dari penyelidikan ke penyidikan untuk satu perusahaan besar yang ada di Ciujung,” kata Hanif Faisol di Pendopo Gubernur Banten, Jumat (10/1/2025).

Disampaaikan Hanif, berdasarkan bukti administratif dan fisik yang telah diperoleh oleh penyidik, diketahui satu perusahaan besar tersebut telah mengakibatkan pencemaran sungai Ciujung.

“Jadi nanti akan ada tersangka di sini terkait dengan pengawasan DAS (daerah aliran sungai) Ciujung,” katanya.

 

Ia mengakui dalam proses penyelidikan cukup lambat karena pemeriksaan sampel di laboratorium membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Jadi ini memang kenapa agak lambat dari memulai pengawasan lingkungan sampai peningkatan penyidikannya. Memang lab-nya ini agak relatif lama,” katanya.

 

Hanif menjelaskan, ada lima DAS di Banten yang tengah dalam pengawasan Kementerian LH yakni Ciujung, Cisadane, Cidurian, Cibungur dan Cibaliung. Dari lima DAS tersebut hanya dua yang bagus, yaitu Cibungur dan Cibaliung.

“Untuk DAS Ciujung, Cisadane, dan Cidurian ini posisinya tercemar,” katanya.

Hanif mengaku, akan melakukan penyelidikan di tiga sungai tersebut secara bertahap. Sebab dalam proses penyelidikan membutuhkan waktu lama.

Memang uji lab nya ini relatif lama, sehingga tidak semuanya bisa kita lakukan,” jelasnya.

Hanif juga meminta, kepala daerah untuk bersama-sama melakukan pengawasan lingkungan terkait pencemaran pada tiga DAS tersebut.

“Tiga DAS ini penting untuk kehidupan dan pertanian. Memang secara umum perlu dilakukan normalisasi, tapi sebetulnya pengatur sungai ini adalah hutan. Di Banten hutannya tidak terlalu bagus,” katanya.

Penulis:WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *