News

Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Penerima Program Indonesia Pintar (PIP) Metode Topsis Berbasis WEB

Studi Kasus: SDN Serang 10

Oleh: Sri Rejeki – Mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Kota Serang

Kota Serang, Juli 2025 – Dalam upaya mendukung transparansi dan objektivitas dalam penyaluran bantuan pendidikan, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Kota Serang, Sri Rejeki, berhasil merancang sistem pendukung keputusan berbasis web untuk menentukan penerima Program Indonesia Pintar (PIP) di SDN Serang 10. Sistem ini menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), yang dikenal sebagai salah satu metode pengambilan keputusan multikriteria yang efisien dan terukur.

Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan inisiatif pemerintah dalam mendukung akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Namun, proses seleksi penerima PIP di sekolah dasar masih banyak dilakukan secara manual, yang rentan terhadap subjektivitas dan ketidaktepatan sasaran. Melihat kondisi tersebut, Sri Rejeki memanfaatkan momentum Kuliah Kerja Praktek (KKP) untuk menyusun solusi berbasis teknologi.


Sistem yang dirancang mampu mengelola data siswa, menilai kriteria kelayakan seperti pendapatan orang tua, jumlah tanggungan, kepemilikan KIP/KKS/DTKS, prestasi akademik, dan kehadiran, lalu menghitung ranking penerima bantuan secara objektif. Penggunaan metode TOPSIS memungkinkan pengambilan keputusan berdasarkan kedekatan alternatif (siswa) terhadap solusi ideal.

“Sistem ini diharapkan dapat membantu sekolah dalam melakukan seleksi penerima PIP secara lebih cepat, adil, dan transparan,” ujar Sri Rejeki.

Dalam pengembangan sistem, mahasiswa UNPAM ini mengimplementasikan desain berbasis web menggunakan teknologi PHP dan MySQL serta melakukan pengujian dengan metode blackbox dan whitebox. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi yang akurat dan sesuai dengan perhitungan yang telah ditetapkan.

Kepala SDN Serang 10, Ibu Dwi Hestianingtias, S.Pd., M.Pd., menyambut baik inovasi ini. “Sistem ini sangat membantu kami dalam menyaring siswa penerima PIP. Lebih transparan, efisien, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tuturnya.

Kegiatan KKP ini merupakan bentuk sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan nyata di masyarakat. Universitas Pamulang, melalui dukungan dosen pembimbing Angga Pramadjaya, S.Kom., MM., M.Kom., terus mendorong mahasiswanya untuk memberikan kontribusi nyata melalui proyek-proyek berbasis teknologi informasi.

Dengan diterapkannya sistem ini di SDN Serang 10, diharapkan praktik serupa dapat diadopsi di sekolah-sekolah lain, sehingga program bantuan pendidikan dari pemerintah benar-benar tepat sasaran dan mampu mengentaskan hambatan ekonomi dalam pendidikan dasar.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *