Dari Kebun hingga Pencurian: Dua Game Viral Ini Rebut Perhatian di Roblox
Bantenstory– Platform game dan kreasi Roblox kembali mencuri perhatian publik. Dua game baru bernama Grow a Garden dan Steal a Brainrot kini menjadi fenomena global, memecahkan rekor jumlah pemain bersamaan (concurrent users) dan viral di media sosial.
Grow a Garden: Berkebun Digital yang Menghebohkan
Game Grow a Garden diluncurkan pada 26 Maret 2025 dan sejak itu tumbuh sangat cepat. Pada puncaknya, game ini mencapai rekor lebih dari 22 juta pemain aktif secara bersamaan – melewati rekor sebelumnya yang dipegang oleh game besar seperti Fortnite.
Gameplay-nya sederhana: pemain menanam benih, memanen tanaman, berdagang hasil panen, dan bahkan saling membantu atau mengunjungi kebun teman. Karena kesederhanaan dan suasana santainya, banyak pemain — terutama anak-anak dan remaja — menganggap Grow a Garden sebagai ruang pelarian dari game aksi atau kompetitif yang melelahkan.
Steal a Brainrot: Mencuri & Bertahan
Sementara itu, Steal a Brainrot adalah game viral lain yang memikat berdasarkan mekanika curang & strategi cepat. Game ini memungkinkan pemain “mencuri” karakter bernama Brainrot dari pemain lain, yang kemudian menghasilkan pendapatan secara otomatis. Di puncaknya, game ini mencatat lebih dari 20 juta pengguna bersamaan. Namun, popularitasnya juga disertai kontroversi. Banyak pemain mengeluh tentang fitur pay-to-win serta penggunaan skrip otomatis (cheat) yang merusak keseimbangan permainan.
Respons Pemerintah & Kekhawatiran Orang Tua
Keterlibatan game Roblox dalam ranah publik tak luput dari sorotan. Di Indonesia, kementerian telah memperingatkan orang tua dan siswa terhadap potensi konten kekerasan atau tidak pantas di Roblox Pemerintah bahkan tak segan mempertimbangkan pemblokiran jika konten dianggap terlalu ekstrem.
Beberapa orang tua juga mendukung rencana tersebut. Mereka menyebut bahwa anak-anak mereka pernah berinteraksi dengan pemain dewasa atau menemui konten sugestif saat bermain Roblox.
Peluang & Tantangan di Balik Keramaian
Meski kontroversial, tren ini juga membawa peluang. Roblox dianggap sebagai media pembelajaran yang bisa mengajarkan kreativitas, pemrograman (melalui Roblox Studio), logika, dan kolaborasi. Namun, tantangannya besar: moderasi konten, keselamatan pemain muda, dan pengaturan monetisasi agar tidak mengeksploitasi pemain.
Sumber :CGPT

