Dukung Generasi Masa Depan, Chandra Asri Hadirkan Beasiswa hingga Literasi Sekolah
CILEGON – Momentum Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei dimanfaatkan PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) untuk menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui berbagai program pendidikan yang berkelanjutan.
Perusahaan petrokimia terintegrasi ini menghadirkan sejumlah inisiatif, mulai dari beasiswa pendidikan tinggi, penguatan fasilitas pendidikan anak usia dini, hingga program literasi dan peningkatan kompetensi guru.
Salah satu program unggulan adalah Beasiswa Pendidikan Chandra Asri yang membuka akses pendidikan bagi masyarakat dari jenjang D1 hingga S1. Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi ternama, seperti Politeknik Industri Petrokimia Banten (PIPB), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Politeknik Negeri Bandung (Polban), hingga Politeknik Negeri Malang (Polinema).
Hingga kini, sebanyak 1.062 siswa telah menerima manfaat dari program beasiswa tersebut. Upaya ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif sekaligus menyiapkan talenta lokal yang siap bersaing di dunia industri.

Tak hanya fokus pada pendidikan tinggi, Chandra Asri juga memperkuat fondasi pendidikan sejak usia dini. Melalui pembangunan dan renovasi PAUD ramah anak, perusahaan telah menghadirkan delapan fasilitas yang memberikan manfaat bagi 1.706 siswa dan 63 guru. Program ini turut mendorong peningkatan jumlah murid rata-rata hingga 10 persen.
Selain itu, perusahaan mendukung program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang diinisiasi pemerintah melalui kerja sama dengan TPA Idola Bangsa di Kota Cilegon. Program ini mencakup pemantauan tumbuh kembang anak, pelatihan pengasuh, hingga kegiatan edukatif seperti mendongeng dan mewarnai.
Sebanyak 38 anak dan 8 pengasuh terlibat dalam program tersebut, didukung dengan bantuan puluhan buku edukasi dan alat permainan edukatif.

Dalam upaya memperkuat budaya literasi, Chandra Asri juga menggulirkan program Pojok Literasi. Melalui program ini, sebanyak 3.568 buku telah didistribusikan ke 39 sekolah dan institusi pendidikan, lengkap dengan rak buku berbahan limbah palet kayu.
Di bidang pendidikan lingkungan, perusahaan turut mendampingi sekolah melalui program Adiwiyata. Hasilnya, satu sekolah berhasil meraih predikat Adiwiyata Mandiri, dua sekolah tingkat provinsi, dan satu sekolah tingkat kabupaten.
Sementara itu, peningkatan kualitas tenaga pendidik dilakukan melalui pelatihan guru di bidang sains, teknologi, dan Bahasa Inggris, yang telah menjangkau 976 guru. Program lain, CHAMP! Edu-Track, juga telah membantu 1.369 siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi perguruan tinggi melalui pelatihan Tes Potensi Akademik dan Bahasa Inggris.
Direktur Legal, Hubungan Eksternal, dan Ekonomi Sirkular Chandra Asri Group, Edi Rivai, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus memperluas akses pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Melalui kolaborasi strategis dengan berbagai institusi pendidikan, kami ingin berkontribusi dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang mampu mendorong pertumbuhan industri, khususnya di sektor petrokimia,” ujarnya.
Ia menambahkan, langkah tersebut juga sejalan dengan peran perusahaan sebagai mitra pertumbuhan industri nasional serta dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Editor:GBK

