HeadlineNews

Jenazah Surakman Dimakamkan, Ratusan Warga Carita Mengantar

Pandeglang, – Jenazah Surakman, salah satu dari delapan orang yang hilang setelah speedboat Arupadhatu 1 hilang kontak di Perairan Selat Sunda, akhirnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ki Demang, Desa Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (24/9/2026).

Sebelum dimakamkan, jenazah Surakman diserahkan oleh Biddokes Polda Banten kepada pihak keluarga. Proses penyerahan dilakukan setelah jenazah dipastikan sebagai Surakman berdasarkan hasil pencocokan DNA dengan pihak keluarga.

Jenazah kemudian dibawa menuju tempat peristirahatan terakhir menggunakan peti. Tangis keluarga pecah saat prosesi pemakaman berlangsung. Surakman diantar oleh keluarga dan ratusan masyarakat Carita yang turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus mendoakan almarhum.

Kabid Dokkes Polda Banten Kombes Pol I Gusti Gede Dharma Arimbawa mengatakan, pihaknya menerima jenazah Surakman dari Biddokes Polda Bengkulu setelah proses identifikasi selesai dilakukan.

“Hari ini kami menyerahkan jenazah salah satu korban dari delapan yang hilang di Perairan Selat Sunda. Kemarin oleh Bapak Kapolda Banten sudah disampaikan hasil identifikasi berdasarkan bukti DNA bahwa ini merupakan almarhum Bapak Surakman,” kata Dharma.

Dharma mengatakan, pihaknya menjemput jenazah Surakman di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis pagi. Jenazah sebelumnya diterbangkan dari Bengkulu setelah ditemukan di wilayah perairan Enggano.

“Kami tadi pagi juga menjemput jenazah di Bandara Soetta, menerima serah terima dari Biddokes Polda Bengkulu kepada kami, Polda Banten. Dan ini kami menyerahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Setelah proses serah terima selesai, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Carita untuk selanjutnya dimakamkan di TPU Ki Demang.

Dharma turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Surakman yang telah menunggu kepastian keberadaan korban sejak dinyatakan hilang.

“Kami juga menyampaikan berbela sungkawa kepada keluarga almarhum. Semoga arwah almarhum diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan,” katanya.

Anak Surakman, Yayat, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian hingga pemulangan dan pemakaman ayahnya.

Bagi keluarga, kepastian identitas Surakman sekaligus mengakhiri penantian panjang sejak ia dinyatakan hilang bersama tujuh orang lainnya di Perairan Selat Sunda.

Meski masih menyisakan duka mendalam, keluarga kini dapat mengantarkan Surakman ke peristirahatan terakhir dan memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu melakukan pencarian sampai ke penguburan orang tua kami,” ujar Yayat.

 

Penulis:WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *