Dua PDP di RSDP Serang Dinyatakan Negatif COVID-19
Dua pasien dalam pengawasan (PDP) di Rumah Sakit dr Drajat Prawiranagara (RSDP) Kabupaten Serang dinyatakan negatif virus corona atau COVID-19. Hal tersebut disampaikan Humas RSDP Serang Khoirul Anam melalui siaran pers, Senin (23/3).
Hasil swab yang telah diterima dari laboratorium Kemenkes, bahwa dua orang PDP di Serang telah dinyatakan negatif terjangkit virus corona.
Pasien yang dinyatakan negatif memiliki kode PDP-4 merpakan warga Kabupaten Serang berjenis kelamin perempuan, umur 51 tahun, dia mengeluh demam, batuk, dan mual setelah melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci pada tanggal 22 Februari 2020.
Selanjutnya, pasien PDP-5 berjenis kelamin laki-laki, umur 20 tahun rujukan dari klinik SHL Pandeglang. Dia mengeluh batuk darah, sesak dan nyeri dada dengan riwayat kuliah di Jakarta.
Keduanya dinyatakan negatif setelah dirawat secara intensif di ruang perawatan khusus COVID-19 RSDP Serang beberapa hari lalu. Mereka sudah diperbolehkan pulan dan hanya diwajibkan melakukan kontrol ke poli paru lima hari sekali.
“Alhamdulillah bahwa PDP 4 dan PDP 5 sudah ada hasil labnya dan hasilnya negatif, hari ini pasien bisa langsung pulang,” kata Anam.
Berbeda dengan pesien PDP-3, meski hasil swab sudah dikirim lebih dulu namun hasilnya belum keluar. Pasien berjenis kelamin laki-laki umur 48 tahun itu mengeluh gejala demam, batuk, dan sesak napas setelah mengikuti seminar di Bogor yang terdapat Warga Negara Asing (WNA) dari negara terjangkit. Kendati begitu kondisinya mulai membaik.
“Untuk PDP-3 justru hasilnya belum keluar padahal kita kirimkan lebih dulu. Kita juga aneh,” katanya.
Dikatakan Anam, total masih ada tiga pasien PDP yang masih dirawat di RSDP Serang. Dua pasien lain adalah asal Kota Serang yakni berjenis kelamin laki-laki umur 35 tahun. Dia mengeluh demam. Lalu PDP-7 berjenis kelamin perempuan umur 48 tahun, keluhan demam, infeksi paru dan kelainan gula darah denga riwayat pernah bepergian ke Depok.
“Keluhan ketiganya sudah berkurang bahkan sekarang mulai membaik tinggal nunggu hasil swab aja,” katanya.
Untuk diketahui, sebelumnya pasien yang memiliki kode PDP-8 di RSDP Serang meninggal dunia beberapa jam setelah dipindahkan ke ruang perawatan khusus COVID-19.” Yang meninggal juga belum keluar hasil swabnya,” tuturnya.
Penulis:WR

