News

Dituduh Curi Sebotol Hand Sanitiser, Warga Serang Dipaksa Berhenti dan Dipolisikan Perusahaan

Serang – Dituduh mencuri sebotol hand sanitiser oleh perusahaannya, seorang warga Kabupaten Serang bernama Atokullah (40) dipolisikan. Bahkan dia pun terpaksa harus berhenti kerja karena dipaska perusahaan atas kasus tersebut.

Kini, Kasus pencurian sebotol hand sanitiser ini sekarang dalam proses Persidangan Hubungan Industrial (PHI) di PN Serang. Di satu sisi, perusahaan tempat Atokullah bekerja yaitu di PT Angels Products juga telah ke Polsek Bojonegara dengan pelapor dari pihak perusahaan bernama Sugianto selaku HRD.

Atokullah atau yang bisa dipanggil Atok ini cerita, kasus ini bermula pada 29 Maret 2020. Ia kerja di PT Angels di lantai 3. Karena hand sanitiser di lantai dua sedikit, ia kemudian mengambil sebotol untuk dibawa ke lantau dua tempat rekan-rekannya bekerja. Botol ia masukan ke tas dan ia letakan di lantai 2.

“Saya ambil di situ, terus Namanya buru-buru taro di tas, terus saya keluar lantai 3 turun ke dua ke bawa, tak taro (disimpan). Berhubung waktunya mepet, nggak dibalikin lagi,” kata Atok saat ditemui di PN Serang, Senin (25/1/2021).

Selang beberapa hari, Atok kemudian mengaku dipanggil oleh Sugianto selaku HRD di perusahaan itu. Ia kemudian datang bersama security ke ruangan HRD. Di sana, ia diperlihatkan sebuah video CCTV tentang dirinya memindahkan hand sanitiser ke dalam tas.

“Lah saya kan kaget, dilihatin vide, video dari mana ini kata saya, barang masih ada,” ujarnya.

Di situ katanya HRD bernama Sugianto kemudian memberikan dua opsi. Jika ia mengakui telah mengambil hand sanitiser ia akan dilaporkan ke polisi atau kemudian memilih untuk keluar perusahaan.
“Kata di polisi, Pak Atok nggak ketemu anak-istri,” kata Atok menirukan perkataan Sugianto.

Di situ, katanya ia langsung pasrah. Ia kemudian menuliskan surat pengunduran diri dengan terpaksa karena di bawah ancaman. Surat pengundurannya pun berdasarkan arahan HRD dan ia hanya menuliskan.
“Dalam hati saya timbang-timbang saya dipenjara, tulis resign, itu pun didikte, saya nulis apa adanya, karena paksaaan, Pak Sugianto yang ngomong,” jelasnya.

Penulis:WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *