News

Tetap Bertugas Saat Hari Raya, Nakes COVID-19: Baju Lebaran Kami Hazmat

Serang, – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak orang-orang berbondong memadati pusat perbelanjaan mulai pasar modern hingga tradisional untuk membeli baju lebaran.

Kondisi ini membuat sejumlah pusat perbelanjaan menjadi titik kerumunan massa. Padahal kegiatan yang mengundang keramaian semacam itu kerap disebut berisiko menyebarkan virus COVID-19.

Namun berbeda dengan nasib para tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan melawan virus corona atau COVID-19. Sudah dua kali lebaran mereka harus tetap merawat pasien corona di rumah sakit tidak, bahkan tidak terpikirkan oleh mereka untuk membeli baju baru.

“Sedihnya kita gak mikirin beli baju lebaran karena kita jaga (merawat pasien corona) baju lebarannya hazmat aja gitu,” kata Ina (nama samaran) salah satu perawat pasien COVID-19 di RSUD Banten, Sabtu (8/5/2021).

Dia mengatakan, merasa khawatir dan was-was pasien corona akan kembali membludak pasca lebaran setelah melihat pemberitaan bahwa pusat perbelanjaan mulai ramai diserbu warga untuk membeli baju lebaran dengan tidak menerapkan protokol kesehatan.

Ditambah, dirinya tidak bisa membayangkan kerumunan pada saat libur lebaran di tempat wisata. Dia berharap, meski sedang berwisata semua masyarakat harus tetap mematuhi prokes, sebab para nakes sudah mulai kelelahan ditengah-tengah ketersediaan alat pelindung diri (APD) mulai minim.

“Deg-degan sih banyak lagi apa enggak ini pasien ngeliat masyarakat antusias banget mau lebaran. Jaga-jaga jangan sampe banyak korban lagi,” katanya.

Sebagai tenaga kesehatan yang sedang berjibaku dengan COVID-19, dia mengaku senang dengan kebijakan pemerintah peniadaan mudik lebaran tahun ini. Meski didalam hati para nakes merasa sedih kembali tidak bisa bersilaturahmi dengan keluarga. Bahkan, mereka harus tetap bertugas merawat pasien COVID-19.

“Yang mau mudik tahan dulu karena banyak lansia yang kena (corona) kembali seperti awal (pandemik). Mudah-mudahan ada larangan mudik gak banyak pasiennya,”katanya.

Penulis:WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *