News

Kasus COVID-19 Menurun, Rumah Sakit Mulai Longgar di Banten

Serang, – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menyampaikan, angka kasus aktif COVID-19 di Banten mengalami penurunan, yang tadinya mencapai 21 ribu per awal bulan Agustus 2021, kini turun menjadi 3 ribu kasus.

Angka penambahan kasus harian yang sebelumnya mencapai seribu kasus kini sudah bisa ditekan hanya diangka sertus lebih.

Disampaikan Ati, saat ini tujuh kabupaten/kota di Banten telah memasuki zona kuning penyebaran COVID-19. Turunnya peringkat zona risiko itu seiring dengan tingkat Keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) pasien COVID-19 yang turun drastis.

Bahkan rumah sakit rujukan COVID-19, RSUD Banten mulai mengurangi tenaga kesehatan (Nakes) untuk COVID-19 seiring menurunnya pasien yang datang.

“BOR sendiri sekarang sudah di bawah 30 persen. Bahkan (ruang) isolasi biasa sudah 20 persen,” kata Ati saat dikonfirmasi, Kamis (2/8/2021).

Berdasarkan data penyebaran COVID-19, dari delapan kabupaten/kota hanya Kota Serang satu-satunya yang masih zona oranye. Sementara tujuh daerah lainnya di Banten kini telah masuk zona kuning penyebaran COVID-19.

Sehari sebelumnya, terdapat tiga daerah yang masuk zona oranye yaitu Kota Serang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang. Maka per hari ini hanya ada satu daerah yakni Kota Serang.

Ati mengatakan, saat ini pihaknya juga tengah berupaya untuk menurunkan positivity rate COVID-19 di Banten yang masih di angka 7,1 persen.

“Kita dorong terus di angka di bawah 5 persen,” tuturnya

Adapun total jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Banten saat ini mencapai 129.120. Adapun rincian kasus terdiri atas 3.028 masih dirawat, 123.473 sembuh dan 2.619 meninggal dunia.

Penulis:WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *