HeadlineHukrim

IRT di Serang Jadi Korban Hipnotis, Uang Puluhan Juta Dan Perhiasan Ludes

Serang, – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial AG (37) menjadi korban ilmu gendam oleh kawanan kejahatan hipnotis di depan kantor Bank BRI Benggala, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Wanita asal Sukabumi, Jawa Barat yang tinggal di Kota Serang itu harus kehilangan uang Rp20 juta serta cincin emas 7 gram, kalung emas putih 14.4 gram dan liontin emas putih 10 gram dengan dugaan kerugian mencapai dengan kerugian Rp69.731.000.

Kapolresta Serang Kombes Sofwan Hermanto mengatakan, kelompok hipnotis yang menipu AG berjumlah empat orang. Salah satu diantaranya seorang wanita yang berpura-pura ingin menukarkan uang dolar.

Dari 4 pelaku, personil Satreskrim berhasil meringkus 2 orang di dua lokasi berbeda di Kota Cilegon dan Jakarta.

“Kedua pelaku yaitu seorang perempuan berinisial RS (47) warga Kecamatan Jombang, Kota Cilegon dan AR (41) warga Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara,” katanya melalui siaran pers, Rabu (30/8/2013).

Ia menjelaskan kejadian itu bermula saat salah satu pelaku yang mengaku sebagai warga Malaysia iniĀ  berpura-pura menanyakan arah jalan ke Banten Lama kepada korban. Disaat bersamaan, pelaku juga meminta korban mengantar ke bank untuk menukarkan uang asing.

“Pelaku mengajak korban untuk masuk ke mobil diminta diarahkan ke kantor bank. Setelah sampai di depan Bank BRI korban justru diminta untuk mengambil uangnya sebesar Rp20 juta,” katanya.

Karena terkena hipnotis, korban menuruti keinginan pelaku mengambil uang tabungannya di Bank BRI dan kembali masuk mobil pelaku.

Kemudian, pelaku lainnya yang mengaku sebagai pegawai Bank, merayu korban untuk menukarkan seluruh uangnya dengan dolar palsu milik pelaku, dan kekurangannya diganti dengan emas milik korban.

“Uang Rp20 juta itu kemudian ditukar dengan lembaran uang dolar milik pelaku, dan kekurangannya ditukar dengan Cincin Emas 7 gram, kalung emas putih 14.4 gram dan liontin emas putih 10 gram,” katanya.

Iwan menerangkan setelah berhasil menguras harta korban, keempat pelaku membawa korban ke arah Pandeglang. Setiba di depan toko mini market korban diturunkan dalam kondisi kebingungan.

“Setelah korban mendapatkan Dollar Tsb Korban di Turunkan di Indomart Jalan Pandeglang Sempu Kelurahan Cipare,” katanya.

Sofwan menambahkan saat ini penyidik masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya. Salah satunya pelaku yang berpura-pura sebagai WNA Malaysia.

“Dua orang pelaku lainya masih dalam Pencarian (DPO) yaitu TH sebagai Mr dari Malaysia dan AR sebagai sopir,” katanya.

Penulis:WR

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *